0%
logo header
Rabu, 08 Oktober 2025 00:40

Tiga Perusda Makassar Miliki Nakhoda Baru, Munafri Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Rizal
Editor : Rizal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memimpin prosesi pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BUMD Kota Makassar, Selasa (7/10/2025). (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memimpin prosesi pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BUMD Kota Makassar, Selasa (7/10/2025). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Suasana hangat namun penuh khidmat menyelimuti Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (7/10/2025) sore, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin prosesi pelantikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar.

Momentum ini menjadi langkah awal bagi para pejabat baru untuk mengemban amanah besar dalam memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan daerah, yang menjadi ujung tombak pelayanan publik dan penggerak ekonomi kota peningkatan PAD dan deviden.

Pada kesempatan itu, Munafri secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Direksi dan Dewan Pengawas dari tiga BUMD, masing-masing PD Parkir, PD Pasar, dan PD Terminal.

Baca Juga : Pastikan Tepat Sasaran, Tamsil Linrung Inisiasi Posko Pengaduan Program Strategis Presiden di Sulsel

Sementara itu, PDAM Kota Makassar hanya melantik Dewan Pengawas, sedangkan BPR masih menunggu pengisian jajaran direksi yang akan diumumkan kemudian.

Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru bagi pengelolaan BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan rasa bangga sekaligus pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik.

Baca Juga : Angkat Ikon Geopark di Bandara Hasanuddin, Gubernur Sulsel: Gerbang Awal Promosi Pariwisata Sulsel

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi formal, melainkan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat Makassar.

“Hari ini tentu menjadi hari yang spesial dan bahagia, terutama bagi Bapak-Ibu yang baru dilantik. Ini adalah langkah awal pengabdian kita terhadap pembangunan Kota Makassar melalui jalur yang telah kita pilih,” ujar Munafri.

“Setiap rupiah anggaran yang digunakan adalah uang rakyat Makassar. Maka jangan sekali-sekali ada pengkhianatan terhadap anggaran,” tambah Appi.

Baca Juga : Resmi Disetujui, Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Kearsipan, Pesantren dan Tata Kelola Keuangan

Mantan bos PSM Makassar itu juga menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan fungsi masing-masing jabatan.

Dia mengingatkan agar Direksi dan Dewan Pengawas bekerja sesuai dengan batas kewenangan dan tidak saling tumpang tindih.

Menurutnya, Direksi bertugas menjalankan operasional dan mengambil keputusan strategis, sementara Dewan Pengawas berfungsi sebagai pengarah dan pengendali agar perusahaan berjalan sesuai rambu-rambu yang telah ditetapkan.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Direksi tugasnya bermain, Dewan Pengawas tugasnya membuat lapangan. Jangan sampai tertukar. Kalau Dewas ikut nyetir atau Direksi membuat aturan, maka perusahaan bisa tersesat,” tuturnya.

Selain menyoroti aspek manajerial, Munafri juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan dan etika dalam keluarga bagi pejabat yang dilantik.

Politisi Golkar itu menyampaikan bahwa pelibatan pasangan dalam pelantikan dimaksudkan agar keluarga turut memahami tanggung jawab besar yang kini diemban.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Saya ingin keluarga juga melihat kebanggaan dari proses pelantikan ini. Tapi saya ingatkan, jangan sampai ada campur tangan berlebihan dalam urusan administrasi perusahaan. Jabatan ini menuntut kehati-hatian dan kerendahan hati,” pesannya.

Munafri juga menggarisbawahi bahwa pemerintah kota akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan terhadap seluruh BUMD untuk memantau progres kinerja dan memastikan semua berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Ia meminta agar setiap persoalan di lapangan, mulai dari PD Parkir, PD Pasar, hingga PD Terminal, segera diselesaikan secara kolaboratif bersama pemerintah kota.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Ke depan, tantangan akan semakin besar. Tidak ada perusahaan daerah yang boleh berjalan sendiri. Semua harus seirama dengan program Pemerintah Kota Makassar. Kita harus kompak, satu visi, dan satu langkah,” tegas Munafri.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pejabat Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar yang baru saja dilantik.

Aliyah menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan semangat baru dalam memperkuat tata kelola BUMD yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, baik dari jajaran Direksi maupun Dewan Pengawas. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” demikian Aliyah.

Berikut ini jajaran Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BUMD Kota Makassar yang dilantik:

Perumda Air Minum
Dewas
A Zulkifly (ketua), Andi Syahrum (anggota), Andi Taufiq Aris (anggota), Wirda Fauzah (anggota)

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

Perusahaan Umum Daerah Parkir Makassar Raya
Direksi
Adi Rasyid Ali (Dirut), Andi Ryan Adriyanto (Dir Ops), Sahruddin Said (Dirum), Syafri Hafid (Dirut Keuangan)
Dewas
Andi Asminullah (ketua), Affandy Ibrahim (anggota), Amir Hamzah Karim (anggota), Muharram Madjid (anggota)

Perusahaan Umum Daerah Pasar Makassar Raya
Direksi
Aimansyah (Direktur Keuangan), Ali Gauli Arief (Dirut), Irfan Darmawan Nm (Dirum), Rusli Patara (Dir Ops)
Dewas
Evi Aprialti (ketua), Amriana (anggota), Aris R Pongpalilu (anggota), Samsul Raga (anggota)

Perusahaan Umum Daerah Terminal Makassar Metro
Direksi
Elber Makbul Amin (Dirut), Lisdayanty Sabri (Dirum), M Syachrul Maulana (Dir Ops)
Dewas
Muhammad Rheza (ketua), Muhammad Irwan Tamsul (anggota), Wawan Purnawan (anggota)

Baca Juga : IPM Makassar 2025 Tertinggi di Sulsel, Tembus Peringkat 7 Nasional

Catatan: Khusus untuk Direksi PDAM dan BPR masih menunggu izin Kemendagri dan OJK untuk pelantikan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646