0%
logo header
Sabtu, 02 April 2022 17:14

TPID Gowa Pastikan Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Aman Selama Ramadan

Rizal
Editor : Rizal
Tim TPID Kabupaten Gowa saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan, Jumat (1/4/2022). (Foto: Istimewa)
Tim TPID Kabupaten Gowa saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan, Jumat (1/4/2022). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa memastikan seluruh harga pada kebutuhan bahan pokok selama Ramadan 2022 dalam kondisi terpenuhi dan aman. Mulai dari pasar-pasar tradisional, minimarket, distributor dan agen.

“Setelah kita aktif melakukan pemantauan di seluruh pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional kita menemukan tidak ada pergerakan harga yang signifikan,” kata Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Akbar Mu’in, Sabtu (2/4/2022).

Dirinya menjelaskan, belum lama ini pihaknya melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di tiga pasar tradisional. Antara lain, di Pasar Induk Minasamaupa, Pasar Sentral Sungguminasa dan Pasar Bu’rung-Bu’rung di Kecamatan Pattallassang.

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret

Tak hanya itu, pihaknya juga memantau sejumlah distributor dan agen bahan pokok seperti terigu, gula, minyak goreng dan gas LPG. Selain itu, pihaknya juga memantau di minimarket yang ada di wilayah Kecamatan Somba Opu dan Pallangga.

“Pada prinsipnya harga-harga masih tetap sama dengan minggu lalu. Kita berharap mudah-mudahan setelah memasuki Ramadan bahkan hingga Idul Fitri harga ini tetap. Walaupun ada pergerakan harga kita berharap masih dalam batas kewajaran,” ungkapnya.

Begitu pun stok kebutuhan pokok yang ada di agen-agen, sampai saat ini masih tersedia, seperti gula, terigu, dan tabung gas elpiji. Begitupun dengan minyak goreng yang akhir-akhir ini dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh

“Minyak goreng pada prinsipnya sudah tersedia, para penjual tidak lagi kesusahan mendapatkan stok seperti sebelumnya, tapi hanya memang harganya yang meningkat karena adanya pencabutan subsidi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni berharap, harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok selama Ramadan bahkan hingga Idul Fitri tetap terjaga.

“Kita berharap harga dan stok kebutuhan pokok untuk masyarakat di Kabupaten Gowa ini khususnya jelang Ramadhan atau selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri tetap terkendali baik dari segi harga maupun ketersediaannya,” harapnya.

Baca Juga : Fokus Solidkan Kader, NH Sarankan Plt Ketua Golkar Sulsel Tak Buru-buru Gelar Musda

Olehnya itu, dirinya meminta TPID Kabupaten Gowa untuk terus melakukan pemantauan harga dan segera melakukan antisipasi jika terjadi gejolak lonjakan harga.

“Sehingga konsumen miskin bisa menjangkau bahak pangan dengan harga terjangkau. Dan lakukan koordinasi dan kerjasama antar daerah dengan BUMN seperti Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan komoditas pangan dalam pemenuhan akses dan distribusi pangan,” tutupnya. (*)

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646