REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Para Kepala Desa khususnya di Kabupaten Soppeng agar kiranya bersabar menunggu tunjangannya karena Aplikasi Mendagri bermasalah alias lalot sehingga Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Soppeng mengambil tindakan dengan menginput secara manual seperti sebelumnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPKPD Soppeng Drs. Dipa.M.Si, saat dikonfirmasi di Kantornya, Rabu (30/06/2021).
“Dimohon bersabar, kami berupaya dengan mengambil tindakan agar menginput secara manual,” ycap Drs. H. Dipa.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Namun dikatakan bahwa menginput secara manual membutuhkan banyak waktu sehingga sampai saat ini tunjangan Kepala Desa belum dapat dipastikan.
“Anak-anak kasian menginput sampai malam karena kalau manual harus diinput mulai awal,” sebutnya.
Lanjutnya, bahwa Aplikasi sistim informasi yang dikeluarkan Mendagri bermasalah sehingga berupaya untuk melakukan secara manual sambil menunggu tms.
Baca Juga : Terima Penghargaan KIP, Pemkab Gowa Ciptakan Keterbukaan Pelayanan Informasi Publik
“Sementara ini kita upayakan dan kalau manual diinput dulu mulai dari yang sudah dibayarkan,” tutupnya. (Yusuf)
