0%
logo header
Minggu, 07 Oktober 2018 18:27

Warga Sulteng Khawatir Makan Ikan Laut, Professor Perikanan Unhas Angkat Bicara

Warga Sulteng Khawatir Makan Ikan Laut, Professor Perikanan Unhas Angkat Bicara

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pasca bencana gempa dan tsunami yang banyak memakan korban jiwa di Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Kota Palu dan Donggala, sejumlah masyarakat dikabarkan khawatir mengkonsumsi ikan laut.

Dari kabar yang beredar, sebagian warga khawatir ikan yang ada dilaut telah memakan jasad manusia yang hanyut terbawa gelombang.

Menyikapi kekhawatiran tersebut, Guru Besar Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin Ambo Tuwo, meminta masyarakat agar tidak khawatir memakan ikan laut karena tidak berbahaya untuk dikonsumsi.

Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik

“Kalau pun ikannya benar telah makan jenasah, tidak masalah. Karena sudah menjalani aliran energi atau siklus nutrien secara alamiah,” Tandasnya, Minggu (07/10/2018).

Lebih lanjut, Ambo Tuwo menjelaskan, makanan yang masuk ke dalam tubuh ikan akan dicerna menjadi protein sehingga aman untuk di konsumsi.

“Jika tetap belum yakin atau masih khawatir, masyarakat boleh memilih alternatif lain dengan memakan ikan air tawar, ikan kering, atau ikan laut yang didatangkan dari luar Sulawesi Tengah”. Jelas guru besar Unhas.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan

(Syaiful)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646