REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto mengaku kagum dengan inovasi desa wisata yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Kampung Rewako.
Salah satunya, Desa Wisata Kampung Rewako Biringala atau Kareba yang berlokasi di Desa Biringala, Kecamatan Barombong.
Menurut Yandri, keberadaan desa wisata lewat inovasi Kampung Rewako ini berhasil memanfaatkan dana desa secara optimal untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Munafri Siapkan Solusi Permanen dan Konkret
“Di daerah ini ternyata bagus sekali dan saya apresiasi karena dari semua desa kurang lebih 75.000 di Indonesia yang menerima dana desa. Sementara, belum banyak desa yang maksimalkan dana desa seperti ini, salah satu yang bisa menangkap potensi ini hanya Desa Biringala,” terangnya, di sela-sela kunjungan kerjanya, Selasa, (19/11/2024).
Dalam kunjungannya disambut langsung Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Wakilnya Abd Rauf Malaganni, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter.
Yandri menilai, melalui inovasi tersebut, tidak heran jika perekonomian Kabupaten Gowa mampu tumbuh di era pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Sebab, pihaknya mampu mencari solusi terbaik untuk daerahnya.
Baca Juga : Dari Kepedulian Jadi Aksi, Sandiana Soemarko Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh
“Kami mendengar selama Covid-19, Kabupaten Gowa satu-satunya kabupaten yang tidak minus pertumbuhan ekonominya di Sulsel. Itu artinya Gowa tahu cara menyelesaikan masalah, tahu masalahnya, tahu cara mengurainya, dan tahu solusinya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memetakan potensi desa untuk mendukung program swasembada pangan dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Termasuk, mengajak kepala desa untuk memanfaatkan dana desa secara berkelanjutan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kalau saya lihat Gowa ini layak menjadi percontohan nasional karena kami sudah kerjasama dengan Menteri Pertanian, dan didukung TNI, Polri dan Kejaksaan untuk melakukan Swasembada pangan. Makanya sejak ini perlu dipetakan potensi desa masing-masing,” terangnya.
Baca Juga : Fokus Solidkan Kader, NH Sarankan Plt Ketua Golkar Sulsel Tak Buru-buru Gelar Musda
Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan, Gowa memiliki 121 desa, dimana sejak 2017, tidak ada lagi desa tertinggal. Bahkan, 76 desa sudah berstatus Desa Mandiri, dengan target akan terus ditingatkan.
Lebih lanjut, Adnan menjelaskan, saat pandemi Covid-19 2020 lalu, dirinya bersama seluruh desa membuat sebuah inovasi yang disebut Kampung Rewako. Dimana menjadi pusat ketahanan pangan, mulai dari wisata, pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.
Melalui inovasi tersebut, Pemkab Gowa mampu meraih penghargan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan dan berada pada peringkat ketiga nasional dari 416 kabupaten yang ada di Indonesia.
Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi
“Terima kasih atas kehadiran pak menteri di tempat ini, ini disebut dengan Wisata Kareba. mudah-mudahan dengan bantuan pak menteri dan juga arahan dari pak menteri, wilayah ini makin baik di masa yang akan datang, masyarakatnya makin sejahtera di masa yang akan datang,” tutupnya.
