Gempa Berkekuatan 3,7 SR Guncang Kabupaten Muna dan Buton Utara

0

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KENDARI – Gempa bumi berkekuatan 3.7 SR kembali terjadi di Sulawesi Tenggara. Aktifitas gempa tersebut dirasakan oleh sebagian masyarakat di Desa Maligano dan Pure Kabupaten Muna pada 16.32 Wita, Rabu (29/07/2020).

Seorang warga, Leo, yang merasakan guncangan gempa tersebut mengatakan, dia merasakan adanya guncangan akibat aktifitas gempa tersebut saat dirinya sedang duduk di depan rumah.

“Sempat kaget juga tadi, saya kira hanya saya yang rasakan. Ternyata teman-teman disini mereka rasa juga. Sekitar jam stengah lima tadi itu, tapi tidak lama,” katanya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kepala Stasium Geofisika Kendari, Rosa Amelia membenarkan adanya gempa tersebut. Dia menuturkan, gempa tektonik tersebut berasal dari sebelah Barat Laut Buranga pada kedalaman 10 KM.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter tersebut, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Buton di Barat Laut Buranga,” tulisnya dalam rilis.

Dia melanjutkan, hasil analisa pendahuluan BMKG menunjukan gempabumi berkekuatan 3 7 M, yang kemudian dimutakhirkan menjadi 3.8 M dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.65  LS, 122.98 BT.

Meski tak ada potensi tsunami dari adanya gempa bumi yang terjadi, pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak percaya pada informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebelumnya, dihari yang sama, Rabu (29/07/ 2020) tepatnya pada pukul 01:21 Wita, aktifitas gempa dirasakan oleh warga di Kabupaten Muna yaitu Maligano dan Pure. Juga di Kabupaten Buton Utara yakni Ereke. Gempa bumi tersebut berkekuatan 4.8 SR dengan episenter terletak pada koordinat 4.69  LS, 122.95 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15.6 KM, Barat Laut Buranga  pada kedalaman 10 KM terjadi akibat aktifitas sesar Buton. (Hafiz)

Tinggalkan Balasan