“Jadi panennya tidak bersamaan dan masih ada kelompok tani yang sementara menanam seluas 2 hektar,” jelasnya
Secara terpisah, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa mengatakan, penangkaran benih jagung hibrida di Desa Kalobba diharapkan menjadi percontohan bagi desa lain yang ada di Sinjai.
“Saya berharap kepada petani dan penyuluh pertanian agar kerjasama dengan Balitsereal bisa kita manfaatkan betul, bukan cuma mengenai benihnya, tapi juga penerapan ilmunya dalam meningkatkan produksinya,” harapnya.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulsel Komitmen Jaga Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
Untuk itu Andi Seto optimis Kabupaten Sinjai mampu menjadi pusat penangkaran varietas jagung hibrida di Sulsel.
“Benih yang ditanam di Sinjai, alhamdulillah cukup berhasil. Insya Allah Kabupaten Sinjai akan menjadi sentra benih jagung. Dengan begitu, akan menjadi nilai tambah penghasilan petani sehingga juga akan meningkatkan kesejahteraan mereka,” kuncinya. (Asrianto)
