Anggarkan Rp6 Miliar, Pemkab Gowa akan Bangun Perawatan Isolasi Covid-19 di Malino

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr. Hasanuddin. (Rhy)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa akan membangun perawatan khusus bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Fasilitas isolasi mandiri ini akan dibangun di wilayah Kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr Hasanuddin mengatakan, perawatan isolasi mandiri ini akan dibangun tiga lantai dan berlokasi di samping Puskesmas Malino. Sementara untuk anggaran pembangunannya akan menggunakan APBD 2021 sebesar Rp6 miliar.

“Kita akan bangun di samping Puskesmas Malino, karena kebetulan ada tanah kosong, nah itu yang akan kita beli. Jadi selain untuk perawatan, kita juga siapkan fasilitas isolasi,” katanya, Jumat (20/08/2021).

Untuk pembangunan fasilitas isolasi Covid-19 ini akan mulai dilakukan di tahun ini dan ditargetkan dapat rampung dan digunakan di 2022 mendatang. Rencananya perawatan isolasi Covid-19 di Malino ini akan digunakan untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 yang berada di wilayah dataran tinggi.

“Itu untuk masyarakat di wilayah dataran tinggi, karena khusus di dataran rendah itu perawatannya disiapkan di RS Syekh Yusuf yang ada di lantai 2 dan 3” kata dr Hasanuddin yang juga Dirut RSUD Syekh Yusuf ini.

Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pembangunan perawatan isolasi Covid-19 di Malino ini masih sementara dibangun. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak agar bagaimana tempat diklat-diklat yang ada bisa digunakan sebagai lokasi isolasi apabila terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang tidak terkendali.

“Iya jadi sekarang kita lagi sementara pembangunan tempat isolasi di Malino, jadi puskesmas itu kita bangun untuk dataran tinggi, tempat isolasi Covid-19,” katanya.

Tak hanya itu, di tahun ini Pemerintah Kabupaten Gowa juga merencanakan akan membangun Infection Center di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf yang rencananya digunakan salah satunya untuk penanganan Covid-19.

“Infection center ini akan kita bangun sekitar 2 hingga 3 lantai. Nah disitu juga akan kita lakukan penanganan bagi pasien Covid-19,” ujarnya. (Rhy)

  • Bagikan