REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Satu lagi sarana pendidikan hadir di Sulawesi Selatan. Adalah Puruhita Islamic School yang resmi di-launching di Kawasan Pesantren GUPPI Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/1/2026).
Launching tersebut dirangkaikan dengan peresmian pesantren, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah RA, serta peresmian Lapangan Tenis Guppi.
Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Kadir Halid, Dewan Pembina Yayasan Nurdin Halid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, perwakilan Dinas Pendidikan Sulsel, serta perwakilan Bupati Gowa.
Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi
Dalam sambutannya, Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita, Nurdin Halid menjelaskan bahwa peresmian tersebut merupakan momentum penting bagi pengembangan pesantren menuju standar internasional.
“Saat peletakan batu pertama pembangunan gedung untuk universitas beberapa waktu lalu juga diwarnai hujan. Hari ini, saat peluncuran nama baru, kembali turun hujan. Semoga ini menjadi tanda keberkahan. Harapan kami, pesantren ini ke depan bertaraf internasional,” ujarnya.
Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu, ketertarikannya mengelola yayasan pendidikan tersebut tidak lepas dari sosok ayahnya yang merupakan seorang guru.
Baca Juga : Legislator DPRD Sulsel Heriwawan Minta Publik Tak Terprovokasi Narasi Adu Domba SBY-Jokowi
“Saya tidak pernah bermimpi menjadi orang sukses. Saya hanya ingin menjadi orang yang berguna. Baru lima tahun saya menangani yayasan ini, tapi Alhamdulillah sudah berkembang seperti sekarang,” kata Nurdin Halid.
Menurutnya, yayasan juga telah membangun Universitas Nusantara Harapan (UNH) yang menjadi kelanjutan pendidikan bagi lulusan dari tingkat TK hingga SMA. Ke depan, akan disiapkan asrama putra dan putri serta sarana olahraga untuk menunjang kualitas pendidikan.
Nurdin Halid menegaskan bahwa pihak yayasan berkomitmen merekrut tenaga pengajar dan dosen yang berkualitas, sementara penyediaan fasilitas menjadi tanggung jawabnya.
Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Munafri Pimpin Rakor Persiapan Makassar Half Marathon 2026
“Oleh karena itu, kami mengharapkan kerjasama dan kolaborasi. Sebab tidak ada kesuksesan tanpa kolaborasi, terutama dengan tokoh masyarakat dan pemerintah,” tambahnya.
Nurdin Halid juga menjelaskan bahwa yang berubah hanya branding sekolah, bukan nama yayasan. Menurutnya, Puruhita Islamic School merupakan merek untuk satuan pendidikan di bawah yayasan agar tampil sebagai lembaga pendidikan modern dengan cakupan lebih luas, bahkan diarahkan menuju standar internasional melalui kerja sama luar negeri.
Saat ini katanya, pendaftaran telah dibuka untuk dua hingga tiga program pendidikan, sementara pembiayaan masih didominasi dari dana pribadi yayasan.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Perencanaan Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat di 2026
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita, Kadir Halid menyampaikan bahwa pesantren ini memiliki sejarah panjang dengan ribuan alumni.
“Tantangan dunia pendidikan saat ini semakin besar sehingga diperlukan peningkatan kualitas lembaga,” kata politisi senior Golkar Sulsel ini.
Ia menekankan bahwa Puruhita Islamic School hadir untuk menawarkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Perencanaan Program Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat di 2026
“Pembangunan gedung sekolah tiga lantai dengan kurikulum komprehensif diharapkan dapat melahirkan peserta didik berilmu dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Kadir Halid juga menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau ribuan siswa. Selain itu, ia menyampaikan bahwa akan ada perbaikan akses jalan di seluruh kompleks pesantren.
“Tim akan segera turun melakukan pengukuran. Mohon doanya untuk kelancaran prosesnya,” demikian legislator DPRD Sulsel itu. (*)
