REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), meluncurkan inovasi baru bernama Pengembangan Kompetensi dengan Kolaborasi ASN Terintegrasi atau Bang KORPRI.
Program ini secara resmi diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani, didampingi Sekretaris Daerah Husni Syam dan Kepala BKPSDMD Adriani Idrus, di ruang pola Balai Kota Parepare, Rabu (16/10/2024).
Kepala BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus, menyampaikan bahwa kualitas pelayanan publik dan keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kapasitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai aset pemerintah daerah.
Baca Juga : Dinkes Parepare Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Gunakan Masker
“ASN sebagai aset daerah harus terus meningkatkan kompetensi untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan profesional. Dengan begitu, mereka siap menghadapi setiap perubahan yang akan datang,” ujar Adriani.
Adriani menjelaskan, Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 mewajibkan setiap ASN untuk meningkatkan kompetensinya. Namun, upaya tersebut memerlukan strategi yang tepat agar tidak terhambat oleh keterbatasan.
“Selama ini, pengembangan kompetensi ASN belum maksimal karena metode pelatihan yang kurang variatif, keterbatasan anggaran, dan minimnya akses fasilitas pembelajaran,” jelasnya.
Baca Juga : Pemkot dan DPRD Parepare Sepakati Perubahan APBD 2026 Jadi Perda
Menurut Adriani, inovasi Bang KORPRI hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Program ini dirancang sebagai proyek perubahan strategis guna mengatasi kendala masa kini sekaligus meninggalkan metode lama yang kurang relevan.
“Kita akan beralih dari pendekatan klasik menuju metode yang lebih efisien dan adaptif, seperti kolaborasi lintas instansi, e-learning, mentoring, dan coaching,” paparnya.
Lebih lanjut, Adriani menekankan bahwa Bang KORPRI tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga membentuk ASN yang fleksibel dan inovatif dalam menghadapi tuntutan zaman.
“Program ini memanfaatkan teknologi inovatif sehingga setiap ASN dapat mengikuti pelatihan kapan saja dan di mana saja,” tambah Adriani.
Sementara itu, Pj Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi inovasi yang diluncurkan BKPSDMD Parepare sebagai langkah konkret dalam menciptakan ASN unggul dan berkompeten.
“Pemerintah Kota Parepare berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur melalui program-program terencana, bukan sekadar kegiatan sporadis,” ujar Abdul Hayat.
Baca Juga : Pemkot Parepare Perkuat Koordinasi dengan BPK Sulsel
Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar memanfaatkan Bang KORPRI sebagai sarana peningkatan kompetensi ASN.
“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar program ini berhasil, sehingga kita bisa menciptakan ASN yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya. (*)
