MAKASSAR — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri kegiatan Syawalan 1447 Hijriah Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang digelar di halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Makassar, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kebersamaan warga persyarikatan Muhammadiyah setelah Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, organisasi otonom, hingga angkatan muda Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan. Turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran kepala daerah, Ketua PDM se-Sulawesi Selatan, serta Wali Kota Makassar.
Baca Juga : Bupati dan Wabub Barru Resmikan Jalan Rabat Beton Passedde, Warga Akhirnya Nikmati Akses Setelah 18 Tahun
Ketua panitia pelaksana yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Abd. Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ukhuwah Islamiyah serta konsolidasi gerakan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran program Tauhid sebagai Energi Spiritual dan Sosial Muhammadiyah yang diharapkan menjadi penguat nilai ideologis dan gerakan sosial organisasi.
Dalam tausiyahnya, Prof. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk dalam penetapan 1 Syawal.
Baca Juga : Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Hadiri Tanam Bersama Penangkaran Bibit Jagung JJ UH 01 di Desa Galung
“Perbedaan adalah hal yang tidak bisa dihindari karena setiap kelompok memiliki ijtihad masing-masing. Yang penting adalah menyikapinya dengan bijak dan saling menghormati,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga Muhammadiyah menjadikan Syawal sebagai momentum introspeksi diri dan meningkatkan amal kebaikan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyoroti pentingnya perhatian terhadap dunia pendidikan agar tidak membebani orang tua dalam pembiayaan pendidikan anak.
Baca Juga : Wakil Bupati Barru Dorong IAI DDI Mangkoso Raih Akreditasi Unggul
Kehadiran Bupati Barru menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan nilai keagamaan dan peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan sosial.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menilai Syawalan Muhammadiyah sebagai momentum penting dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Syawalan ini bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat nilai keislaman, serta mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan daerah,” ujarnya.
Baca Juga : Momen Istimewa Hardiknas di Barru, Wamendiknas Sapa Guru dan Pelajar Secara Virtual
Ia juga mengajak warga Muhammadiyah untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan negara melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai Islam yang moderat.(*)
