REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Harapan baru akhirnya dirasakan Tutu (60), seorang nelayan tradisional yang tinggal di Pulau Gusung, Desa Kahu-Kahu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Rumah sederhana yang selama puluhan tahun ditempatinya bersama sang istri, Bau Bunga (59), dan anak mereka, Sakina, kini telah direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar.
Sebelum direhabilitasi, kondisi rumah panggung milik Tutu tergolong memprihatinkan. Dinding rumah yang lapuk, atap bocor, serta kondisi bangunan yang sudah rapuh membuat keluarga tersebut harus bertahan dalam keterbatasan, terutama saat hujan dan angin kencang melanda kawasan pesisir Pulau Gusung.
Baca Juga : Hari ke-20 TMMD Selayar, Progres Jalan Tani Capai 80 Persen
Selain itu, lokasi rumah yang terpisah dari pemukiman warga lainnya membuat keluarga Tutu cukup sulit menjangkau fasilitas dasar maupun bantuan sosial.
Babinsa Kahu-Kahu, Sertu Riswan, menjelaskan bahwa rehabilitasi rumah tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), yakni Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dipadukan dengan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
“Seluruh bagian rumah yang sebelumnya sudah rapuh diperbaiki total. Material kayu yang lapuk diganti baru, atap bocor diganti, dapur dibangun ulang menggunakan material yang lebih tahan lama, serta dibuat tangga permanen di bagian depan dan belakang rumah,” ujar Sertu Riswan, Minggu (10/05/2026).
Selain perbaikan struktur bangunan, Satgas TMMD juga melakukan pengecatan ulang rumah dengan perpaduan warna hijau dan putih. Rumah tersebut kini dilengkapi kamar pribadi, fasilitas MCK yang dibangun sekitar lima meter dari rumah panggung, hingga penerangan berbasis solar cell sebagai sumber energi alternatif.
Baca Juga : TMMD Selayar: Jalan Tani Sepanjang 1.200 Meter Mulai Dibuka di Desa Tamalanrea
Program RTLH tersebut mulai dikerjakan pada Minggu (03/05/2026) dan berhasil rampung 100 persen pada Sabtu (09/05/2026).
Kini, rumah Tutu berubah menjadi hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarganya. Rehabilitasi rumah itu menjadi salah satu sasaran fisik tambahan dalam program TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar yang diinisiasi langsung oleh Dansatgas TMMD, Letkol Czi Yudo Harianto.
Diketahui, Tutu dan keluarganya telah puluhan tahun tinggal di lahan yang dikuasai TNI AD melalui Kodim 1415/Selayar.
Baca Juga : TMMD Kodim 1415 Selayar Dinilai Jadi Solusi Akses Pertanian Warga
Sementara itu, Dan SSK TMMD ke-128, Kapten Inf Ramli, mengapresiasi seluruh personel Satgas dan masyarakat yang terlibat dalam proses pengerjaan RTLH tersebut.
“Penyelesaian RTLH ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat besar bagi keluarga penerima bantuan,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan RTLH tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat selama proses pengerjaan berlangsung.
Baca Juga : Dandim 1415 Selayar Shalat Jumat Bersama Warga dan Personel TMMD
Secara keseluruhan, program TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar dilaksanakan di dua desa dan satu kelurahan, yakni Desa Tamalanrea, Desa Kahu-Kahu, dan Kelurahan Batangmata Sapo.
Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu di wilayah terpencil Kepulauan Selayar.
