REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan, pemerintah daerah menempatkan pekerja atau buruh bukan hanya sebagai tenaga kerja, melainkan mitra pembangunan.
Dimana keberadaan para pekerja memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah. Olehnya, pihaknya mendorong agar seluruh pekerja di Kabupaten Gowa tumbuh menjadi pekerja yang sehat, produktif, kompetitif, dan bermartabat.
“Pemerintah harus hadir untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan dan penghargaan terhadap para pekerja,” katanya, di sela-sela Peringatan Hari Buruh Tahun 2026 di Kabupaten Gowa yang dirangkaikan dengan Program One Day One District, di Wisata Kebun Kecamatan Bontomarannu, Minggu (10/05/2026).
Baca Juga : Adelard, Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Pencarian Bakat Sepak Bola di Belanda
Ia menilai bahwa pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat dan dunia kerja.
“Pembangunan tidak boleh hanya terasa di pusat pemerintahan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dan tempat kerja, mendengar langsung kebutuhan warga dan pekerja agar pembangunan benar-benar memberi manfaat luas,” tambahnya.
Peringatan Hari Buruh yang dilaksanakan kali ini menjadi momentum penegasan peran pekerja sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah.
Baca Juga : Hadirkan Kebermanfaatan, YBM PLN UID Sulselrabar Berikan Senyum bagi Anak Panti Asuhan dan Dhuafa
Apalagi, pekerja memiliki kontribusi besar dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan pembangunan di daerah. Dimana, berbagai sektor yang terus bergerak hingga saat ini tidak lepas dari kerja keras para pekerja.
“Setiap pembangunan yang berjalan di Kabupaten Gowa, adalah kerja keras para pekerja yang setiap hari menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Karena itu mereka harus dipandang sebagai bagian penting dari kekuatan pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara, Perwakilan KSPSI Gowa, Rintoh Rachim mengungkapkan, peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi tanda kuat hadirnya perhatian pemerintah terhadap pekerja di Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Sabet 47 Juara, Kafilah MTQ Makassar Diguyur Bonus oleh Wali Kota Munafri
“Ini menjadi babak baru bagi Kabupaten Gowa sebagai daerah yang ramah terhadap pekerja. Kami melihat ada ruang komunikasi dan perhatian yang semakin terbuka antara pemerintah dan para buruh,” ungkapnya.
Salah satu penerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan, Iis Ariska mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya berupa jaminan kematian, jaminan pensiun, jaminan hari tua, dan beasiswa.
“Alhamdulillah sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pada kami. Harapannya bantuan ini bisa digunakan dengan baik dan bermanfaat untuk keluarga kami,” tuturnya.
