REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – PMI Makassar menggelar orientasi relawan tenaga sukarela Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat).
Acara ini berlangsung di Aula PMI Kota Makassar, Jl Kandea, Sabtu (04/07/2020), dihadiri Ketua PMI Makassar Dr Syamsu Rizal Mi (Deng Ical.
Orientasi ini diikuti puluhan peserta dari sibat kecamatan Wajo dan Ujung Pandang.
Baca Juga : Percepat Pemulihan RSUD Syekh Yusuf, Bupati Gowa Terima Bantuan Rp1 Miliar dari Pemprov Sulsel
Dalam arahannya, Syamsu Rizal Deng Ical mengatakan, sukarelawan kemanusiaan adalah profesi yang unik.
“Unik karna relawan PMI selalu ada di hampir semua segmen bencana alam dan non alam. Sementara jaminan hidup mereka tidak seperti profesi yang lain,” tuturnya.
“Dunia relawan itu sulit di mengerti kalau kita tidak masuk di dalamnya. Seperti saya ini waktu pertama kali masuk jadi relawan di PMI, setiap bencana selaluki ada tapi kita tidak tahu apa yang kita dapatkan,” tambahnya.
Baca Juga : Pasca Kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Wabup Gowa Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Sehingga banyak yang menganggap bahwa dunia kerelawanan itu membuat kita kehilangan banyak waktu.
Padahal banyak sekali nilai positif yang bisa didapatkan, terutama bagaimana menjadi manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain.
“Saya percaya semua yang mengikuti orientasi hari ini merasakan semangat kekompakan dan kebersamaan. Karna manfaat jadi relawan itu banyak dapat teman dan jaringan sehingga itu yang kita bisa manfaatkan untuk bisa menjadi produktif,” tutur Deng Ical.
