Jumat, 16 Oktober 2026 19:59

DPP Golkar Yakin IAS Bisa Wujudkan Target Tambahan Kursi di Sulsel

Rizal
Editor : Rizal
DPP Partai Golkar sangat yakin DPD I Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang. (Foto: Istimewa)
DPP Partai Golkar sangat yakin DPD I Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk wilayah Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Koordinasi Teknis Pemilu dan Bimtek Pemenangan Pemilu Anggota FPG DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun Anggaran 2026 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (16/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Melki yang membawakan materi terkait Rencana Strategis Pemenangan Pemilu Legislatif Tahun 2029 menegaskan, IAS membawa semangat baru dan tidak ada keraguan soal kemampuannya mencapai target.

Baca Juga : Rutan Samarinda Bagikan 500 Porsi Makan Siang Gratis dan Masker

“Untuk Sulsel, saya yakin bisa tambah dua kursi dan mencapai target 50 persen. Itu karena ada semangat baru bernama Aco (sapaan akrab IAS) yang sudah kenyang pengalaman politik. Apalagi kalau berkolaborasi dengan Pak Nurdin Halid dan Taufan Pawe,” kata Melki.

Sulsel saat ini diwakili oleh empat anggota DPR RI dari tiga dapil. Dapil Sulsel 1 satu kursi, Dapil Sulsel 2 dua kursi, serta Dapil Sulsel 3 satu kursi.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas bercerita soal kekagumannya pada politisi Golkar di Sulsel. Dia mengaku pernah sempat akan ditugaskan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia untuk menjadi pelaksana tugas setelah masa jabatan Taufan Pawe berakhir. Namun, peluang itu kemudian ditolaknya dengan halus.

Baca Juga : Siswa TK Islam Athirah Racing Centre Diajak Belajar dari Alam Berbasis Peternakan

Menurutnya, ia mengatakan ke Ketum Bahlil agar tugas itu sebaiknya diserahkan kepada Muhidin Mohamad Said yang memang berasal dari Sulsel. Bagi Melki, Sulsel punya tokoh politik senior yang sangat banyak dan luar biasa.

“Sulsel itu tokoh politiknya ngeri,” ujarnya bercanda.

Mantan anggota DPR RI itu juga bercerita soal status Sulsel sebagai lumbung suara Golkar. Ia mengungkap bahwa dulu, kalau suara Golkar di Sulsel naik, maka daerah lain di Indonesia Timur juga pasti ikut naik. Begitu pula sebaliknya.

Baca Juga : OJK Sulselbar Ajak Nelayan Untia Mampu Kelola Pendapatan Lebih Produktif

Makanya, ia mengatakan, Sulsel selalu menjadi tolok ukur buat Golkar, terutama di kawasan Indonesia Timur.

“Jadi, dengan kolaborasi pengurus saat ini dengan Nurdin Halid, Taufan Pawe, dan tokoh lainnya, target 50 persen tambahan kursi ini bisa diraih,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
Baca Juga
Berita Terbaru