0%
logo header
Jumat, 05 Agustus 2022 17:06

Gowa Jadi Lokus Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah-Aisyiah se-Indonesia

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ratusan Mahasiswa Muhammadiyah-Aisyiah se-Indonesia akan melaksanakan KKN di Kabupaten Gowa. (Dok. Humas Gowa)
Ratusan Mahasiswa Muhammadiyah-Aisyiah se-Indonesia akan melaksanakan KKN di Kabupaten Gowa. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kabupaten Gowa menjadi lokus pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiah (KKN MAs).

Dalam KKN ini tercatat sebanyak 352 mahasiswa yang berasal dari 45 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiah (PTMA) se-Indonesia.

Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Abd Rakhim Nanda mengatakan, kegiatan KKN ini merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dalam bentuk pengabdian.

Baca Juga : Pemkab Gowa Raih Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Pemeriksaan Inspektorat

“Kegiatan di lapangan nanti yang dilakukan oleh mahasiswa akan melibatkan masyarakat yang akan di dampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL),” katanya di sela-sela penyerahan mahasiswa KKN MAs yang berlanjut di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, kemarin.

Dirinya juga telah mengingatkan kepada dosen pembimbing lapangan agar dapat bertugas sebagai mestinya. Di mana mereka melanjutkan sebuah karya pengabdian masyarakat yang akan bermanfaat bagi kesejahteraan desa di mana anak KKN ini ditempatkan.

“Selain itu juga memberikan manfaat bagi kampus tentunya bapak-ibu akan menambahkan karya ilmiah di kampusnya masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Ramaikan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Dengan Lomba Senam Antar SKPD

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengungkapkan, kehadiran mahasiswa KKN MAs ini dapat menjadikan posko KKN-nya seperti rumah sendiri. Dalam artian, tidak merepotkan tuan rumah perihal kebersihan posko.  

“Tolong anak-anakku ketika sudah sampai di posko atau pondokan, tolong dijaga dan dianggap seperti rumah sendiri, agar anak-anakku semua bisa diterima dengan baik oleh warga tempat kalian tinggal nantinya. Sementara, yang lokasinya di dataran rendah agar memperhatikan jam keluar posko,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya, dirinya berpesan agar para mahasiswa KKN MAs ini untuk memprioritaskan program-program utama yakni sholat subuh bersama.

Baca Juga : Tingkatkan Produktivitas, Petani di Gowa Mulai Gunakan Pupuk Organik

“Berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa melaksanakan sholat subuh bersama memiliki keutamaan dan pahala yang berlimpah. Mudah-mudahan anak-anakku bisa menyukseskan program tersebut, sehingga semua warga dapat ikut sholat subuh secara bersama-sama di masjid,” katanya.

Tak sampai disitu, Kamsina juga mengingatkan para mahasiswa KKN untuk memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya menggunakan narkoba.

“Jadi tolong kita beri edukasi kepada masyarakat bahwa menggunakan narkoba itu tidak ada gunanya untuk diri kita malah akan membahayakan untuk kesehatan,” kata Kamsina.

Baca Juga : Tahun Ini, Dinas PUPR Gowa Lakukan Pengaspalan Jalan di Manuju dan Tompobulu

Diakhir sambutannya, mantan Inspektur Inspektorat berharap kehadiran mahasiswa KKN MAs di 40 desa yang ada di Kabupaten Gowa dapat membantu pemerintah dalam memberikan penjelasan terkait program pemerintah.

“Dengan hadirnya mahasiswa KKN ini, saya berharap dapat menjadi penyambung lidah dalam memberikan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat terkait program kerja serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Gowa,” ujarnya. (*)

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646