REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate menjadi perwakilan Kota Makassar pada ajang lomba prestasi tingkat desa dan kelurahan se-Sulawesi Selatan (Sulsel).
Lomba bertajuk ‘Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) Tahun 2023’ ini memasuki tahap verifikasi lapangan yang dilakukan langsung oleh tim penilai dari pemerintah provinsi, Sabtu (1/7/2023).
Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail hadir dalam giat tersebut. Ia memantau langsung kondisi final di sejumlah titik yang akan dinilai di Kelurahan Maccini Sombala yang menjadi bagian dari program TP PKK. Indira meninjau kembali kondisi Sekretariat TP PKK Kelurahan Maccini, taman binaan, dan rumah sehat.
Baca Juga : SIBF 2026: BI Sulsel Fasilitasi 43 Proyek Investasi Potensial di Sulampua ke Investor
Diketahui, sejumlah aspek yang dinilai pada lomba ini diantaranya administrasi pemerintahan kelurahan, lembaga, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan, ketertiban, pemerintahan, serta partisipasi masyarakat.
Indira mengambil waktu cukup lama untuk mengecek implementasi program kerja di Sekretariat TP PKK. Terutama progres dan target yang dicanangkan.
“Perhatikan kondisi sekretariat, prasarananya, program yang terlaksana dan dijalankan mana saja,” tutur Indira kepada Pengurus TP PKK Kelurahan Maccini.
Baca Juga : Jadi Bupati Gowa Definitif, DM Fokus Benahi Internal Pemerintahan dan Percepat Implementasi Program
Sementara itu, Tim Penilai dari Pemprov Sulsel mengapresiasi Pemkot Makassar. Tim penilai bahkan tidak ragu menyebut Makassar layak menjadi salah satu kandidat juara 3 besar.
Namun demikian, Indira tetap meminta pengurus dan pemerintah kelurahan terkait agar tetap meningkatkan pembinanaan dan pelayanan masyarakat bahkan setelah lomba ini selesai.
“Insya Allah kita bisa juara, tetap tingkatkan pelayanan, pembinaan. Sarana prasarana diperbaiki sebagai penunjang kerja,” jelasnya.
Baca Juga : Toyota Astra Motor Kenalkan Kecanggihan New bZ4X Touring dan Land Cruiser FJ di GIIAS Makassar
Indira berharap lomba kelurahan ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Serta percepatan pembangunan desa dan kelurahan. (*)
