0%
logo header
Jumat, 03 Februari 2023 18:41

Hadiri Gema Patas BPN, Wawali Parepare Pangerang Rahim Sampaikan Apresiasi

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket : Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim saat menghadiri kegiatan Gema Patas BPN Parepare (Istimewa)
Ket : Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim saat menghadiri kegiatan Gema Patas BPN Parepare (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menghadiri kegiatan gerakan pemasangan patok batas bidang tanah (Gema Patas) yang digelar Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Tassiso, Kelurahan Galung maloang, Kecamatan Bacukiki, Jumat (3/02/2023).

Pangerang Rahim, yang hadir mewakili Walikota (Taufan Pawe), menyampaikan apresiasi kepada BPN dihadirkannya program Gema Patas ini. Kata, Pangerang, adanya program itu memberikan kepastian hukum bagi para pemilik ataupun pengguna tanah. 

“Taglinenya luar biasa, pasang patok, anti cekcok, dan anti caplok, ini luar biasa karena memang secara kenyataan di lapangan permasalahan tanah sering terjadi, bahkan saling saudara pun dapat saling cekcok. Olehnya itu, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” jelasnya.

Baca Juga : Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Prof. Muhammad Siri Dangnga

Pangerang menambahkan, kegiatan ini tentu juga sangat membantu Pemerintah Kota Parepare. Utamanya, dalam menyelesaikan persoalan perkara tanah.

“Namun kami juga meminta dukungan sinergitas dari DPRD agar semua permasalahan tanah dapat berjalan lancar sebagaimana yang kita harapkan. Juga terkhusus kepada Camat dan Lurah dapat melibatkan diri sebagai penengah saat dilakukan pengukuran tanah,” harapnya.

Sementara, Kepala Kantor Pertanahan Parepare, Aspar, menjelaskan bahwa gerakan pemasangan patok merupakan program nasional digagas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk diteruskan ke Kabupaten/ Kota.

Baca Juga : Parepare Ambil Bagian di MTQ XXXIV Sulsel, Tasming Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

“Hari ini serentak dilaksanakan di seluruh kantor wilayah BPN, tentu dengan adanya gerakan ini dapat meminimalkan persoalan sengketa batas tanah di tengah-tengah masyarakat,” imbuh Aspar. (Adv)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646