REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Warga Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, mengungkapkan keluhan mereka kepada Cawalkot Makassar, Indira Yusuf Ismail mengenai kondisi jalan kompleks mereka yang belum diaspal meskipun sudah tujuh tahun berlalu.
Jafar, perwakilan komunitas Masale, menyatakan bahwa mereka telah mengajukan permohonan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) sebanyak tujuh kali tanpa hasil yang memuaskan.
Ia menambahkan bahwa tetangga mereka di kompleks lain sudah mendapatkan perbaikan jalan, sementara di kompleksnya masih berstatus menunggu.
Baca Juga : Unlimited Battle Area: Indosat Fasilitasi Kompetisi Gaming Dengan Jaringan 5G
Menanggapi itu, Indira mengakui pentingnya kondisi jalan yang baik untuk kenyamanan dan keselamatan warga. Ia mengapresiasi kepedulian warga dalam menyampaikan keluhan tersebut.
Indira menjelaskan bahwa terkadang ada beberapa kendala yang menyebabkan perbaikan infrastruktur tertunda, seperti anggaran yang terbatas atau proses administrasi yang memakan waktu.
“Tetapi, kalau warga beri kesempatan kepada kami untuk memimpin kota ini, kami akan berkomitmen untuk meninjau kembali seluruh rencana perbaikan infrastruktur, termasuk jalan di kompleks ini, dan kami pastikan bahwa perbaikan itu menjadi prioritas utama,” ujar Indira, Selasa (1/10/2024).
Baca Juga : 100 Persen Indosat 5G Jangkau Makassar, Konektivitas Jaringan Dukung 4 Kebutuhan Digital
Namun, ia juga menekankan kepada warga pentingnya kebersihan lingkungan sebelum proses pengaspalan dimulai.
“Kita perlu bersih-bersih dulu, terutama saluran gotnya,” tambahnya.
Komitmen Indira untuk menjawab keluhan masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam kampanyenya, termasuk soal infrastruktur jalan. Ia bertekad untuk memberikan solusi yang pasti dan terukur.
Baca Juga : Pendaftaran Sekolah Islam Athirah Dibuka 12 Oktober, Siapkan Kuota 1.188 Kursi
Indira berharap dapat mengubah wajah kota Makassar dengan memperbaiki aksesibilitas dan kondisi jalan bagi seluruh masyarakat. Dengan semangat dan komitmen tersebut, Indira menunjukkan bahwa ia siap menjadi pemimpin yang mendengar dan bertindak untuk kepentingan rakyat. (*)
