0%
logo header
Sabtu, 15 Januari 2022 15:34

Ini Dampak Kerusakan Akibat Gempa yang Didata Polda Banten

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Kabid Humas Pilda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga.
Kabid Humas Pilda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SERANG – Jumat (14/01/2022) pukul 16.05 wib telah terjadi Gempa Bumi di Barat Daya Kecamatan Sumur, Banten.

Pasca Gempa, Polda Banten telah melakukan pengecekan terhadap kondisi ketinggian air laut dan dampak Gempa berupa kerusakan bangunan serta korban yang dialami masyarakat.

Efek getaran gempa dirasakan di seluruh wilayah hukum Polda Banten, bahkan hingga ke Jakarta, namun terdapat dampak kerusakan yang signifikan terutama di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Baca Juga : Polwan Polda Banten Bermain Dengan Anak Terdampak Gempa untuk Hilangkan Trauma

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan sampai saat ini ada 2 kabupaten yang terdampak Gempa tersebut, yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

“Kita bersyukur bahwa hingga malam ini, tidak ada korban yang meninggal dunia,” jelas Shinto.

“Dampak gempa di Kabupaten Pandeglang per 19.30 WIB yang telah didata oleh personel Polsek jajaran, 54 unit rumah alami kerusakan: 8 unit di Cimanggu, 1 unit di Mandalawangi, 3 unit di Angsana, 8 unit di Sumur, 5 unit di Saketi, 3 unit di Jiput, 1 unit di Banjar, 1 unit di Cigeulis, 3 unit di Picung, 4 unit di Patia, 4 unit di Panimbang, 2 unit di Pulosari, 1 unit di Labuan, 1 unit di  Carita, 4 unit di Munjul, 5 unit di Pagelaran. Kemudian 3 unit sekolah alami kerusakan: MTS Negeri 3 Cibaliung, Madrasah Cibereum, SMP Sumur. Selanjutnya 2 unit mushola alami kerusakan: 1 unit di Cikeusik, 1 unit di Bojong, 1 unit Puskesmas Alami kerusakan di Sumur dan satu wanita alami luka berat pada bagian kepala yaitu di Kecamatan Sumur, korban sudah ditangani di Puskesmas dengan menjahit luka,” kata Shinto.

Baca Juga : Polda Banten Pastikan Penyebab Ledakan yang Menewaskan Tukang Ojek Bahan Bom Ikan

Shinto menjelaskan dampak Gempa di Kabupaten Lebak per 19.00 Wib yang telah didata oleh personel Polsek jajaran. “40 unit rumah alami kerusakan, 1 unit rumah milik Saudari Rohayah (32) di Kecamatan Gunung Kencana, 2 unit rumah rusak berat di Kecamatan Wanasalam milik Bapak Endin (45) dan Bapak Ujang Sujatna (26), 7 unit rumah alami rusak ringan di Kecamatan Warunggunung, milik Saudara Arsan, Sadeli, Yanah, Didi, Oman, Reni, dan Kamah, 1 unit rumah di Kecamatan Cijaku milik Saudara Sanab, 16 unit rumah di Kecamatqn Cihara, 1 unit rumah di Kecamatan Malingping, 4 unit rumah di Kecamatan Banjarsari, 7 unit rumah di Kecamatan Cirinten, 1 unit rumah di Rangkas Bitung. Ada 3 unit sekolah alami kerusakan yaitu MAN 3 Lebak di Kecamatan Gunung Kencana dan SMPN 3 Wanasalam, SD Negeri 1 Sukaresmi di Sobang. Selanjutnya ada satu laki-laki alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genteng di Kec. Malimping dan 1 perempuan atas nama  Sari alami luka ringan pada bagian kepala akibat kejatuhan genting di Kec. Cihara,” jelas Shinto.

Objek vital PLN Labuan dilaporkan tidak ada kerusakan dan sampai saat ini masih berjalan normal.

Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto telah memberikan perintah kepada para PJU dan Kapolres Jajaran untuk mengutamakan langkah-langkah antisipatif, masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada.

Baca Juga : Polda Banten Pastikan Penyebab Ledakan yang Menewaskan Tukang Ojek Bahan Bom Ikan

“Pasca gempa, kehadiran personel di lapangan harus ada, sehingga personel Polda-Polres-Polsek diperintahkan untuk turun ke lapangan dan membantu warga. Kemudian bersama dengan unsur Forkopimda melaksanakan mitigasi bencana dengan orientasi menyelamatkan warga dan membantu warga yang mengalami musibah dan seluruh PJU agar turun ke Polres Lebak dan Polres Pandeglang untuk pastikan kehadiran personel ada di tengah masyarakat,” ujar Rudy.

Shinto mengatakan, Biro SDM Polda Banten telah menyiapkan tim psikologi untuk melaksanakan giat trauma healing bagi korban gempa.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998