0%
logo header
Minggu, 23 Januari 2022 10:20

Kasus Omicron Ditemukan di Takalar, Ini Imbauan Tegas Plt Gubernur Sulsel

Rizal
Editor : Rizal
Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Humas Pemprov Sulsel)
Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Humas Pemprov Sulsel)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Satu kasus Covid-19 varian Omicron terdeteksi di Kabupaten Takalar. Tepatnya di Dusun Barua, Kelurahan Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan. Warga itu berinisial NA (27 tahun).

Terungkapnya kasus Omicron pertama di Sulsel itu setelah Dinkes Provinsi Sulsel menerima hasil pemeriksaan sequencing (WGS) dari PHEOC dan Litbangkes Jakarta pada 20 Januari 2022 lalu.

Ia sebelumnya sempat dari Provinsi Maluku, dikarenakan pria itu bekerja pada perusahaan ikan dan telur ikan di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku. Selain positif Covid-19, NA juga memiliki penyakit penyerta alias komorbid.

Baca Juga : Respon Bencana Angin Puting Beliung di Maros, Gubernur Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 800 Juta

Dinkes Kabupaten Takalar pun langsung melakukan contact tracing kepada 19 orang dari tenaga kesehatan maupun keluarga yang sempat kontak erat. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Arman Bausat menyampaikan bahwa pasien tersebut saat ini tengah melakukan isolasi di RSUD Padjonga Dg Ngalle, Kabupaten Takalar.

“Adapun rencana tindak lanjut yang akan dilakukan, Dinas Kesehatan setempat tetap melakukan kegiatan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan swab kontak erat seperti tenaga kesehatan dan keluarga pasien untuk diperiksa sampelnya. Serta melakukan kegiatan surveilans ketat di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu dan sekitarnya dengan memantau perkembangan peningkatan kasus ILI dan pneumonia,” jelasnya, Minggu (23/1/2022).

Baca Juga : Gandeng BRIN, Muhammad Fauzi Bekali Guru SMA Lutra Soal Penulisan Ilmiah

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas diluar rumah. Serta tetap waspada untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Salah satu caranya dengan tidak bepergian keluar negeri, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Sudah ada ditemukan satu orang yang positif varian Omicron. Tentu kita harus waspada untuk mencegah penyebaran. Kepada seluruh masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan, untuk mengurangi mobilitas dan kerumunan, tetap mengikuti protokol kesehatan, pentingnya 5M. Wujudkan kewaspadaan itu dalam tindakan nyata,” tuturnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk melakukan vaksinasi, sebagai upaya dalam membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

Baca Juga : Dapat Sumbangan Sapi dari Warga Soppeng, Gubernur Sulsel Jadikan Hewan Qurban Untuk Fakir Miskin

“Vaksin adalah ikhtiar kita dalam meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus menghindari kondisi fatality ketika terpapar Covid-19. Mari untuk memastikan diri telah melakukan vaksinasi. Jaga kesehatan, imun di tengah kondisi pandemi ini. Serta untuk senantiasa berdoa, semoga Sulsel tetap dalam lindungan-Nya, Aamiin,” demikian Andi Sudirman. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646