REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran, menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Hotel Claro, usai menghadiri sebuah acara, Minggu (24/02/2019).
Pasangan kepala Daerah yang baru dilantik pertengahan bulan februari lalu ini oleh gubernur memaparkan tiga hal. Yakni, penyediaan air bersih, pertanian terpadu, dan penyediaan lahan untuk rumah sakit regional.
“Kami membahas tentang air bersih di Kota Sengkang. Kami ingin menghadirkan teknologi yang bisa memberikan air yang layak, sehat dan menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” kata Amran Mahmud.
Baca Juga : PLN Berhasil Pacu Produktivitas Panen KWT Wulasi Mandiri di Malili Tumbuh Berlipat
Peningkatan debit air akan dilakukan, sehingga bisa mewujudkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“Programnya masih dalam proses. Selama ini air di sana itu masih bergilir, debit air tidak cukup, begitupun kualitas air. Jangankan sehat, bersih dan jernihnya saja itu belum memenuhi syarat. Makanya, bersih, higienis dan sehat. Dan pasti bertahap dan kami bercita-cita layak minum,” urainya.
Menurutnya, air baku diambil dari sungai dan Danau Tempe.
Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Budaya Menabung Bagi Generasi Muda
Selanjutnya, terkait program pertanian terpadu. Wajo akan mempunyai kawasan yang menjadi tempat pembinaan para petani. Mengembangkan tiga potensi, yakni, pertanian, peternakan dan perikanan.
“Di Kecamatan Majeuleng. Ini untuk meningkatkan produksi dan mengubah mindset petani kita. Sehingga, mereka bangga jadi petani,” harapnya.
Dia juga berharap, untuk rumah sakit regional sudah disiapkan lokasi untuk bisa hadir rumah sakit yang representatif. Bukan hanya untuk masyarakat Wajo, tetapi menjadi rujukan kabupaten lain.
Baca Juga : Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa Relawan dan Bantuan Bagi Korban Gempa NTT yang Belum Terjangkau
Sementara, gubernur merespon positif. Bahkan akan membantu menghadirkan teknologi yang canggih. (rls)
