REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Di balik derap langkah prajurit TNI yang bekerja tanpa lelah dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar, terdapat peran penting yang jarang tersorot.
Mereka adalah para istri prajurit yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana, sosok perempuan tangguh yang setia menjaga semangat pengabdian dari balik layar.
Bagi banyak orang, TMMD identik dengan pembangunan fisik seperti pembukaan jalan, renovasi rumah, hingga penyediaan sarana air bersih.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar, Personel TNI AL Bangun Jalan hingga Sumur Bor
Namun di sisi lain, ada pengorbanan keluarga yang berjalan beriringan, ketika para prajurit harus meninggalkan rumah selama berminggu-minggu demi menyelesaikan tugas di lokasi sasaran.
Dalam kondisi tersebut, peran Persit menjadi kekuatan yang tak tergantikan. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXI Kodim 1415/Selayar, dr. Marlin Yudo, bersama anggotanya memahami bahwa pengabdian prajurit juga merupakan bagian dari pengabdian keluarga.
Di rumah, para istri prajurit menjalankan peran ganda. Mereka mengurus anak, menjaga keharmonisan keluarga, sekaligus menjadi sumber ketenangan bagi suami yang bertugas jauh dari rumah.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Dorong Kesehatan Warga, Penyuluhan Posyandu Digelar di Batangmata Sapo
Tak jarang, mereka harus menahan kekhawatiran ketika cuaca buruk melanda lokasi TMMD atau komunikasi terhambat akibat keterbatasan jaringan.
Namun bagi mereka, semua itu adalah bagian dari konsekuensi pengabdian.
“Yang paling penting suami tetap semangat menjalankan tugas dan selalu diberi kesehatan. Kami di rumah berusaha mendukung penuh agar mereka bisa fokus membantu masyarakat,” ungkap Kariati Sukasman, salah seorang anggota Persit, Kamis (30/04/2026).
Baca Juga : Letkol Yudo Tegaskan Soliditas Lintas Matra di TMMD Selayar
Bentuk dukungan itu tidak selalu besar. Perhatian sederhana seperti pesan singkat, menyiapkan kebutuhan sebelum berangkat, hingga menjaga keceriaan anak-anak menjadi energi tersendiri bagi prajurit di lapangan.
Tak hanya di rumah, kehadiran Persit juga terasa dalam kegiatan TMMD. Sejumlah anggota turut ambil bagian dalam kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, hingga membangun kedekatan dengan masyarakat di sekitar lokasi.
Komandan Kodim 1415/Selayar selaku Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Yudo Harianto, ST, mengakui bahwa keberhasilan program TMMD tidak lepas dari dukungan keluarga prajurit.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Siapkan Personel, Proyek Air Bersih Dipercepat
“Persit bukan hanya pendamping prajurit, tetapi bagian penting dalam keberhasilan tugas. Dukungan mereka memberi semangat luar biasa bagi anggota yang sedang bekerja di lapangan,” ujarnya.
Di tengah medan pengabdian yang penuh tantangan, Persit Kartika Chandra Kirana membuktikan bahwa ketangguhan tidak selalu terlihat dari seragam atau aktivitas di lapangan. Ketangguhan juga hadir dalam kesabaran, doa, dan ketulusan yang terus menguatkan dari balik layar.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, TMMD ke-128 di Kepulauan Selayar menjadi gambaran nyata bahwa kekuatan keluarga adalah fondasi utama dalam setiap langkah pengabdian prajurit kepada masyarakat.
