Lawan Covid-19, Ketua Komisi III DPRD Buteng Dukung Pemda Lakukan Pengalihan Anggaran

0
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Buton Tengah, Tasman.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH – Berdasarkan data terakhir yang dirilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Darurat Kejadian Bencana Non Alam Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara pada Senin, (23/03/2020) kemarin, tercatat Kabupaten Buton Tengah saat ini sudah 214 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) kasus virus corona atau Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Buton Tengah, Tasman, mengatakan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat melakukan antisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Buton Tengah.

“Hari ini sudah sekitar 214 orang warga Buteng yang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) kasus virus corona. Kalau dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Tenggara, Buteng tertinggi kedua setelah bombana, ini angka yang menghawatirkan,” ucap Tasman kepada awak media saat ditemui di kediamannya, Selasa (24/03/2020).

Lanjut, Politisi PKS ini menjelaskan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan Pemda saat ini yaitu dengan melakukan pengalihan anggaran APBD dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Corona-19.

“Salah satu caranya adalah dengan pengalihan anggaran APBD demi kemanusiaan,” pungkas Tasman.

Dengan adanya dana yang didapatkan dari pengalihan anggaran APBD tersebut, terang Tasman, dapat digunakan untuk alat-alat perlindungan diri dan kebutuhan-kebutuhan lainnya, pasalnya untuk di Kabupaten Buton Tengah masih sangat minim.

“Mungkin anggaran pengalihan itu dapat diambil dari dana tak terduga, dana insentif daerah, dana alokasi umum. Hal ini juga sesuai dengan Inpres nomor 4 tahun 2020, Keputusan Menteri Keuangan nomor 6 tahun 2020 dan Peraturan Menteri keuangan (PMK) no 7 tahun 2020 tentang pedoman perubahan kegiatan dalam rangka penanggulangan COVID-19,” jelas Tasman.

Olehnya itu, terang Tasman, pemda harus lebih responsif dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Corona-19, pasalnya daerah Kabupaten Buton Tengah merupakan daerah strategis dan menjadi lalu lintas beberapa Kabupaten/Kota, misalnya Kabupaten Muna dan Kota Baubau.

“Walaupun jumlah 214 orang untuk Buton Tengah masih berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 ini tidak boleh dipandang sebelah mata, harus ada langkah tegas yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Kita harus menjaga kemungkinan terburuk,” ujar Tasman. (Muh. Hafiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here