0%
logo header
Minggu, 20 Februari 2022 09:14

Masih Ingat Kakek di Jakarta yang Tewas Dikeroyok Usai Diteriaki Maling? Kini Polisi Kembali Tangkap 3 Tersangkanya

Redaksi
Editor : Redaksi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Foto. Wahyu Widodo/Republiknews.co.id)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Foto. Wahyu Widodo/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Polisi kembali meringkus tiga tersangka baru kasus pengeroyokan seorang lansia bernama Wiyanto Halim (89) di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Aksi pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (23/01/2022) dini hari, pasca korban sebelumnya diteriaki maling setelah menyerempet pemotor di Tebet, Jakarta Selatan.

Wiyanto yang mengendarai mobil Rush itu dikejar sekelompok orang sambil meneriakinya maling.

Baca Juga : Bhayangkari Gelar Bazar ‘Kreasi Bhayangkari Nusantara 2022’ di Jakarta Convention Centre

Wiyanto meninggal usai dikeroyok massa di Lokasi akibat provokasi berlebihan yang menyebut dirinya maling kendaraan.

“Kini Tiga pelaku inisial DJ, A, HP,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (19/02/2022).

 Zulpan belum menjelaskan kapan dan di mana para tersangka itu dibekuk maupun peran ketiganya.

Baca Juga : Ikuti Arahan Kapolri, Anggota Polda Metro Jaya Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J

Kabid Humas hanya memastikan tiga orang itu telah menyandang status tersangka dan total tersangka saat ini berjumlah sembilan orang.

“Jadi tersangka semuanya ada sembilan orang,” beber Zulpan.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan enam tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Wiyanto Halim (89) di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (23/01) sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca Juga : Rekaman CCTV Rumah Ferdy Sambo Beredar, Begini Penjelasan Mabes Polri

Adapun inisial para 6  tersangka sebelumnya yakni TB (21), JI (23), RYN (23), MA (23), MJ (18) dan F (19).

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646