0%
logo header
Rabu, 18 Maret 2026 09:02

MoU Pemprov Sulsel dan BPS RI Diperkuat, Bupati Barru Dukung Penguatan Data untuk Arah Pembangunan Daerah

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari
Ket: Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari

MAKASSAR – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) RI terkait penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data dan informasi statistik untuk mendukung pembangunan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (13/3/2026).

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan kerja sama ini bertujuan memperkuat integrasi data statistik, termasuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan pertukaran data antara pemerintah daerah dan BPS.

Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah

Ia menegaskan, penguatan data menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah, terutama pada indikator seperti kemiskinan, beban ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia.

“Penguatan data ini menjadi rujukan dalam pembuatan kebijakan, terutama pada indikator kinerja utama seperti kemiskinan, IPM, dan lainnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 akan memetakan kondisi pelaku usaha secara lebih detail, termasuk jenis usaha, kebutuhan, dan potensi ekonomi daerah. Data tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan sektor unggulan seperti rumput laut di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan Sulawesi Selatan memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan nasional sehingga membutuhkan dukungan data yang akurat dalam perencanaan pembangunan.

Ia juga menjelaskan BPS terus memperkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang hingga Januari 2026 mencakup lebih dari 289 juta data individu dan 95 juta data keluarga melalui integrasi data administrasi, survei, dan verifikasi lapangan.

Ke depan, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan perubahan struktur ekonomi, perkembangan ekonomi digital, serta aktivitas ekonomi baru sebagai dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Bupati Barru yang hadir bersama Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Kominfo-SP, dan Kabag Perekonomian Setda Barru menyatakan dukungan terhadap penguatan sistem data statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646