REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah, menegaskan ditengah pandemi covid-19,semua kegiatan harus dilaksanakan dengan segala keterbatasan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat menerima panitia Natal Oikumene dan panitia sidang Persatuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sultengbar, di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (20/01/2021).
Gubernur Provinsi Sulsel mengaku penerapan protokol harus terus dilakukan untuk memutus rantai penularan covid-19.
Baca Juga : Transaksi KKI BI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Penjualan UMKM Sulsel Capai Rp1,028 M
“Semua kegiatan sejak pandemi Covid-19 memang dilaksanakan dengan segala keterbatasan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Ia menyebutkan pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi masyarakat diantaranya lewat vaksin Covid-19 ini.
“Pemerintah sudah berniat baik untuk membeli vaksin. Dan tidak tanggung-tanggung, bahkan memanfaatkan APBN kita,” tutupnya.
Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan Pindar ke UMKM Capai Rp35,12 Triliun
Sementara itu Ketua PGI Sulsel, Pdt Adrig Nassie, mengaku kegiatan Natal Oikumene dan panitia sidang PGIW akan dilaksanakan secara sederhana.
“Kita akan laksanakan secara sederhana karena dengan pertimbangan pandemi Covid-19 yang sedang melanda Sulsel, bahkan dunia,” ungkapnya.
Ia menjelaskan kegiatan dilaksanakan secara via zoom dan live streaming.
Baca Juga : Pemkab Gowa Target Kampoeng Eropa City Trail Run Jadi Event Tahunan
“Jam 5 kami sudah mulai Ibadah dan jam 7 sudah dimulai kegiatan. Kami laksanakan meskipun sederhana. Kita lakukan via zoom dan live streaming,” jelasnya.
Pdt Adrig Nassie menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel, atas kesediaannya menerima PGI Sulsel.
“Terimakasih sudah ada waktu untuk menemui kami.kegiatan Natal akan dilaksanakan pada tanggal 31 Januari di Gereja Bawa Karaeng, Makassar,” tutupnya. (*)
