REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Program penyaluran beras untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Perum Bulog Makassar rencananya akan menyiapkan beras dengan kualitas premium.
Pimpinan Cabang Bulog Makassar Harisun mengatakan, untuk jenis beras yang akan digunakan pihaknya menyarankan agar menggunakan beras jenis premium. Mulai dari Premium 15, Premium 10, dan Premium 5.
“Hanya saja semakin kecil tingkat premium beras tersebut maka semakin mahal harganya. Makanya, kami berikan kesempatan SKPD untuk memilih, hanya saja yang sudah berjalan di ASN provinsi itu jenis Premium 10,” katanya di sela-sela sosialisasi program Penyerahan Beras untuk ASN di Baruga Karaeng Galesong, Rabu (12/01/2022).
Baca Juga : Momentum Hardiknas, Bupati Gowa: Mari Beri Ruang Siswa untuk Berpendapat
Ia mengungkapkan, untuk jenis beras Premium 10 ini pihaknya akan menawarkan dengan harga Rp11 ribu per kilogram (Kg).
Ia mengatakan, sebelum realisasi penyaluran beras untuk ASN ini pihak Bulog Makassar akan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
“Jadi kita akan melakukan MoU bersama Pemkab Gowa, tapi sebelum itu kita rapat bersama SKPD untuk membahas beberapa hal. Mulai dari beras yang akan dipesan termasuk didalamnya harga, kualitas, tempat distribusi, dan proses pembayarannya,” jelasnya
Baca Juga : Husniah Talenrang: Dalam Sinrilik Ada Sejarah Hingga Etika Hidup Orang Gowa
Dari hasil rapat dan sosialisasi itu, teknis distribusi beras yang direncanakan nantinya akan diantar langsung ke Kantor SKPD masing-masing, sementara teknis pembayarannya akan dikoordinir oleh Bagian Perekonomian melalui pemotongan gaji yang akan dilakukan oleh bendahara SKPD masing-masing.
“Kita juga membahas pendistribusiannya yang rencana diantar ke kantor SKPD masing-masing namun kita minta diseragamkan agar tidak terjadi kebingungan saat pendistribusian,” ujarnya.
Termasuk pada mekanisme pembayarannya, nantinya bendahara di masing-masing SKPD akan melakukan pemotongan terhadap gaji kemudian bendahara mentransfer ke Bulog dan mengirimkan laporan hasil transfer.
Baca Juga : Bupati Gowa: Aspirasi Perempuan Perlu Diwujudkan dalam Program Nyata
Sementara, Penjabat Sekda Gowa, Kamsina mengatakan, kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap para petani yang ada di Kabupaten Gowa dengan cara menyerap beras petani yang tujuannya tentunya bermuara terhadap kesejahteraan petani.
“Hari ini kita lakukan sosialisasi kepada seluruh SKPD untuk menentukan beras jenis apa yang diinginkan, kemudian akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama nanti. Ini kita lakukan agar gudang Bulog tidak selalu penuh, gabah petani bisa terserap dengan cepat,” ungkapnya.
