0%
logo header
Jumat, 07 Januari 2022 09:51

Peserta Gowa Run 10 K akan Nikmat Pesona Wisata Sejarah Hingga Pentas Seni

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenri Tahri. (Rhy)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenri Tahri. (Rhy)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa akan menyuguhkan sejumlah destinasi sejarah dan budaya kepada peserta Gowa Run 10 Kilo (K) sepanjang rute lari.

Sebagai pihak yang mendukung pelaksanaan event lari ini tentunya hal tersebut sebagai upaya dalam melakukan promosi potensi wisata daerah.

Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa Andi Tenri Tahri mengatakan, dukungan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dengan sejumlah pihak dalam rangka mengangkat tempat-tempat wisata sejarah dan budaya yang perlu dikunjungi jika berada di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Kades Lasori Paparkan Keunggulan Desanya di Hadapan Tim Penilai Lomdeskel Sultra

“Ini ajang promosi terbaik bagi kami, sehingga ini harus didukung,” katanya dikonfirmasi, Kamis (06/01/2022).

Ia menjelaskan, konsepnya nanti yaitu lokasi yang menjadi titik-titik persinggahan para pelari akan di tempatkan di sejumlah destinasi wisata sejarah dan budaya di wilayah Kota Sungguminasa. Seperti, Balla Lompoa, Makam Sultan Hasanuddin, Makam Syekh Yusuf, Masjid Tua Katangka dan lainnya.

“Tentunya ini akan menjadi ajang promosi pariwisata yang menarik. Apalagi beberapa peserta dari luar daerah hingga provinsi akan hadir menjadi peserta dan secara langsung turut menyaksikan potensi wisata sejarah dan budaya di tempat yang dilewati pelari,” terangnya.

Baca Juga : Desa Lasori Ikut Lomdeskel Tingkat Provinsi, Sekda Buteng Sampaikan Komitmen Membangun Dari Desa

Belum lagi, pada titik persinggahan yang mengambil lokasi wisata sejarah dan budaya tersebut akan dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian khas daerah. Seperti, di Makam Sultan Hasanuddin, Masjid Syekh Yusuf dan Balla Lompoa menampilkan atraksi dari Pasukan Tubarani.

Kemudian, di halaman Kantor Bupati Gowa sebagai lokasi start dan finish ditampilkan Tari Pakarena, di depan Masjid Tua Katangka disajikan Musik Turiolo. Selanjutnya di depan Balla Lompoa akan ditampilkan atraksi Paraga.

“Termasuk di perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar akan kita tampilkan atraksi Gandrang Bulo,” jelas mantan Kepala Bagian Umum Setkab Gowa ini.

Baca Juga : Hadiri Sosialisasi Penegakan Hukum, Pj Bupati Buteng Komitmen Pererat Sinergitas dengan Kejati Sultra

Sebelumnya, sebanyak 1.200 pelari akan meramaikan akan Gowa Run 10 K yang dilaksanakan Gowa Runners pada Minggu, 9 Januari 2022 mendatang.

Ribuan pelari ini berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, seperti di Kota Makassar, Kabupaten Barru, Parepare, Bulukumba dan lainnya. Bahkan beberapa di antaranya berasal dari luar Sulawesi Selatan seperti, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, Jakarta dan Bandung.

Race Direktor Gowa Runners
Muhammad Saleh mengatakan, kegiatan tersebut merupakan event tahun kedua setelah sebelumnya digelar pada awal 2020 lalu. Pada kegiatannya tahun ini tentunya jumlah pesertanya bertambah dari 600 pelari menjadi 1.200 pelari.

Baca Juga : Berbagi Cerita Bersama Anak Yatim di Pengajian Malam Jumat, Ini Pesan Andi Amran Sulaiman

“Ini menandakan kegiatan ini mendapat perhatian dari pelari-pelari yang ada di Kabupaten Gowa, luar kabupaten, hingga luar wilayah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut seluruh peserta wajib menaati penerapan protokol kesehatan. Mulai dari para peserta adalah mereka yang telah melakukan vaksinasi, minimal dosis pertama.

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646