0%
logo header
Kamis, 03 Agustus 2023 09:44

PLN Revitalisasi Sistem Kelistrikan Istana Kepresidenan Dengan Teknologi Modern dan Ramah Lingkungan

Chaerani
Editor : Chaerani
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (kedua dari kiri) saat menandatangani prasasti peresmian Revitalisasi Kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan), Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata (kiri), Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama (kanan), Selasa (1/8).
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (kedua dari kiri) saat menandatangani prasasti peresmian Revitalisasi Kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan), Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata (kiri), Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama (kanan), Selasa (1/8).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) merevitaslisasi sistem kelistrikan yang ada di Istana Kepresidenan Jakarta dengan teknologi yang lebih modern.

Revitalisasi ini pun menjadi sejarah baru, sebab baru pertama kalinya dilakukan secara signifikan sejak renovasi terakhir di era Pemerintahan Presiden Soekarno pada 1960 lalu. Hasil revitalisasi ini pun telah diresmikan, Selasa 1 Agustus 2023 oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Setya Utama, Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Kemensetneg, Rika Kiswardani, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Tedi Bharata, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu, serta Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, serta jajaran Komisaris dan Direksi PLN.

Baca Juga : Halalbihalal KBA Smeplim Makassar, Upaya Pererat Silaturahmi Sesama Alumni

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang telah berhasil merevitalisasi infrastruktur kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta dengan menggunakan teknologi paling mutakhir yang lebih andal, stabil, dan ramah lingkungan.

“Presiden mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu sekalian, terutama keluarga besar PLN dan BUMN yang telah merevitalisasi infrastruktur kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta,” kata Pratikno dalam kegiatan tersebut.

Pratikno melanjutkan, upaya revitalisasi ini menjadi hal penting karena menyangkut reputasi Indonesia di mata Internasional. Selain itu, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta juga merupakan objek vital tempat penyimpanan berbagai dokumen penting, begitu juga dengan karya seni yang sangat berharga.

Baca Juga : Jelang Pilwali Makassar, Ustadz Das’ad Latif Masuk Radar NasDem

“Ini bukan masalah listrik saja, tapi banyak hal, termasuk reputasi Indonesia di dunia internasional. Karena itu, infrastruktur listriknya dipendam ke bawah tanah, jadi lebih aman untuk kelistrikannya, dan keindahan arsitektur bangunannya tidak terganggu,” ungkap Pratikno.

Pratikno menambahkan, keberhasilan revitalisasi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta ini akan dikembangkan pada sistem kelistrikan pada tempat-tempat vital lainnya. Termasuk nantinya di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

“Jadi ini adalah sebuah prototipe dari infrastruktur kelistrikan yang akan kita duplikasi untuk IKN dan infrastruktur utama di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga : Sukseskan Utsawa Dharma Gita IX Tingkat Sulsel, Muhammad Fauzi Sumbang Hadiah Rp30 Juta

Sementara, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, sebelumnya sistem kelistrikan di Istana Kepresidenan terlihat ringkih, tersebar, tidak aman, dan masih dioperasikan secara manual, sehingga rentan mengalami gangguan. Selain itu, sistem kelistrikannya juga belum dilengkapi dengan sistem cadangan yang cukup, hanya mampu mem- backup 30 persen dari total kebutuhan listrik seluruh kompleks di istana.

“Padahal Istana Kepresidenan Jakarta ini menjadi lokasi sangat vital bagi bangsa Indonesia. Istana ini menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan menjadi wajah Indonesia di mata dunia, untuk itu kami revitalisasi sistem kelistrikannya agar semakin andal,” ujar Darmawan.

Dirinya menambahkan, proses revitalisasi sistem kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta dimulai sejak September 2022. Kini, PLN memberikan sistem pasokan berlapis ke Istana Kepresidenan Jakarta. PLN menyiapkan empat jalur dengan trafo ‘green’ tanpa minyak yang dilengkapi sistem automatic changing supply.

Baca Juga : Dekan FTI UMI: Tak Ada Perpisahan Lebih Mengharukan selain Pisah dari Bulan Ramadan

Tak hanya itu, PLN juga menyiagakan Uninterruptible Power Supply (UPS) anti kedip yang mampu menopang kebutuhan listrik Istana hingga 100 persen. PLN juga menyiagakan genset dengan teknologi terbaru yang senyap sehingga seluruh kebutuhan listrik di Istana Kepresidenan Jakarta dapat dipenuhi.

PLN mengubah sistem kontrol kelistrikan yang semula terpencar menjadi satu sistem kontrol yang terkonsolidasi di bawah tanah. Hal ini untuk memitigasi gangguan dan kecepatan penanganan jika ada kendala.

Tidak hanya merevitalisasi sistem kelistrikan, PLN juga menata ulang infrastruktur kelistrikan Istana yang dulu kumuh dan berusia tua. Dimana dengan pendekatan state of the art of technology, infrastruktur kelistrikan Istana ditata ulang.

Baca Juga : Dekan FTI UMI: Tak Ada Perpisahan Lebih Mengharukan selain Pisah dari Bulan Ramadan

“Ini disentralkan pada satu bangunan bawah tanah dan dikelilingi dengan taman yang asri. Sehingga bukan hanya aman, kokoh, stabil, tapi juga nyaman dan indah dipandang,” ujar Darmawan.

PLN juga memodernisasi teknologi kelistrikan Istana Kepresidenan Jakarta dari yang sebelumnya manual dan penuh intervensi manusia diubah menjadi teknologi smart system berbasis artificial intelligence yang serba otomatis.

“Kami menyiapkan early warning monitoring system, di mana jika ada kendala maka sistem akan langsung melakukan backup supply secara mandiri, tanpa intervensi manusia, dan tanpa kedip. Kini, sistem kelistrikan di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi sistem yang paling aman, canggih dan andal di seluruh tanah air,” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646