0%
logo header
Rabu, 12 Januari 2022 08:28

Polda Banten Pastikan Penyebab Ledakan yang Menewaskan Tukang Ojek Bahan Bom Ikan

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SERANG — Polda Banten mengungkap penyebab ledakan yang terjadi di Kampung Cisaat, Desa Tangkil Sari, Kecamatan Cimanggu. Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, ledakan yang menewaskan satu tukang ojek dan melukai seorang ibu rumah tangga berasal dari bahan bom ikan.

“Sumber ledakan berasal dari bahan peledak yang digunakan untuk membuat bom ikan,” ujar Kabid Humas Polda Banten kepada wartawan, Selasa (11/01/2022) kemarin.

Baca Juga : Polwan Polda Banten Bermain Dengan Anak Terdampak Gempa untuk Hilangkan Trauma

Hal tersebut disimpulkan setelah dilakukan olah TKP oleh tim inafis. Dalam proses olah TKP, Polisi menemukan sejumlah barang bukti yaitu bahan baku peledak.

“Ditemukan beberapa bungkus plastik kecil sisa flash powder, serbuk belerang, potasium, termasuk alat tumbuk dan saringan,” ungkapnya.

Lanjut Kabid Humas, mengenai kaitan ledakan dengan jaringan teroris, belum ada kaitan antar kedua hal tersebut. Pasalnya, ledakan yang terjadi masih bersifat kecil, bukan karakter ledakan teroris.

Baca Juga : Ini Dampak Kerusakan Akibat Gempa yang Didata Polda Banten

“Efek ledakan cenderung low explosive, bukan jenis bahan peledak yang dibuat oleh jaringan terorisme,” tambahnya.

“Dari karakter bahan peledak yang ditemukan di TKP, tidak ada power dan initiatornya sehingga disimpulkan bahwa bahan peledak itu bukan bom untuk aksi teroris namun, digunakan untuk menangkap ikan dengan bahan peledak,” tutupnya.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998