0%
logo header
Senin, 12 Oktober 2026 15:08

Profil Ketua DPRD Bulukumba, Andi Suriadi: Dari Panitera Pengadilan hingga Puncak Parlemen

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Suriadi. [Ist]
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Suriadi. [Ist]

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Perjalanan Andi Suriadi menuju kursi Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba bukanlah perjalanan yang dimulai dari panggung politik. 

Sebelum dipercaya memimpin lembaga legislatif, pria kelahiran Bulukumba, 23 Januari 1968, ini menghabiskan lebih dari tiga dekade perjalanan kariernya di lingkungan peradilan.

Pengalaman panjang tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya, sebelum akhirnya memilih jalur politik sebagai ruang pengabdian baru kepada masyarakat.

Baca Juga : Dari Edukasi hingga Berbagi, Satlantas Polres Bulukumba Pererat Kedekatan dengan Warga

Andi Suriadi dikenal sebagai legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Gantarang dan Kindang. Ia tumbuh di Ponre, Kelurahan Matekko, Kecamatan Gantarang, lingkungan yang turut membentuk kedekatannya dengan kehidupan masyarakat pedesaan.

Bagi Andi Suriadi, perjalanan dari lingkungan peradilan menuju parlemen daerah menandai perubahan medan pengabdian. 

Jika sebelumnya ia bekerja dalam sistem administrasi peradilan, kini ia berada di lembaga politik yang memiliki tanggung jawab dalam pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan pemerintahan.

Menapaki Karier Lebih dari Tiga Dekade di Dunia Peradilan

Baca Juga : SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka 180 Kuota Gratis, Ratusan Siswa Bulukumba Antusias Mendaftar

Sebelum terjun ke politik, Andi Suriadi memiliki rekam jejak panjang sebagai aparatur di lingkungan pengadilan negeri.

Ia memulai pengabdiannya di Pengadilan Negeri Bulukumba pada 1991 hingga 2008. Setelah itu, ia dipercaya bertugas sebagai Panitera Pengadilan Negeri Bantaeng pada 2008–2017, dilanjutkan di Pengadilan Negeri Selayar pada 2017–2021, dan terakhir di Pengadilan Negeri Sinjai pada 2021–2022.

Baca Juga : Kapolres Bulukumba Bawa Tumpeng ke Kodim 1411, Perkuat Sinergitas TNI-Polri di HUT ke-81

Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan berbagai proses administrasi dan tata kerja lembaga peradilan. Pengalaman itu menjadi latar belakang yang berbeda ketika ia memutuskan memasuki dunia politik.

Andi Suriadi merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas 45 Makassar angkatan 1986. Dengan bekal pendidikan hukum dan pengalaman kerja di lingkungan peradilan, ia kemudian mengambil langkah besar dengan mengajukan pensiun dini pada 2023.

Keputusan tersebut membuka jalan baginya untuk mengikuti Pemilu 2024 dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Peralihan profesi itu sekaligus menempatkan pengalaman birokrasi peradilannya dalam ruang pengabdian yang berbeda. 

Di DPRD, pengetahuan mengenai hukum dan tata kelola kelembagaan menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Dari Ketua Badan Kehormatan Menuju Kursi Ketua DPRD

Baca Juga : SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka 180 Kuota Gratis, Ratusan Siswa Bulukumba Antusias Mendaftar

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Sebelum dipercaya menjadi Ketua DPRD Bulukumba, Andi Suriadi terlebih dahulu mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bulukumba.

Posisi tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kehormatan lembaga legislatif melalui pelaksanaan kode etik dan penegakan disiplin anggota DPRD.

Pengalaman di Badan Kehormatan menjadi bagian dari perjalanan politiknya sebelum memasuki jabatan pimpinan tertinggi di DPRD Bulukumba.

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Sebagai legislator dari Dapil Gantarang–Kindang, ia juga membawa kedekatan geografis dan sosial dengan masyarakat yang diwakilinya. 

Latar belakang sebagai warga yang lahir dan besar di wilayah Gantarang membuat persoalan masyarakat pedesaan menjadi bagian dari lingkungan yang dikenalnya.

Di lembaga legislatif, aspirasi tersebut perlu diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan kebijakan, penganggaran, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Kini, setelah dilantik sebagai Ketua DPRD Bulukumba, tanggung jawab itu tidak lagi terbatas pada daerah pemilihannya. 

Ia memimpin lembaga yang mewakili kepentingan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bulukumba.

Ayah Andi Gilang, Pembalap Asal Bulukumba di Kancah Balap Internasional

Baca Juga : SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka 180 Kuota Gratis, Ratusan Siswa Bulukumba Antusias Mendaftar

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Di balik aktivitasnya sebagai pejabat publik, Andi Suriadi juga merupakan bagian dari keluarga yang memiliki cerita tersendiri di dunia olahraga otomotif.

Ia adalah ayah dari Andi Farid Izdihar, pembalap yang lebih dikenal dengan nama Andi Gilang. Putranya merupakan pembalap asal Bulukumba yang meniti karier melalui pembinaan balap Honda sejak usia muda.

Andi Gilang mulai mengenal dunia balap motor sejak kecil. Pada 2010, ia mengikuti program pengembangan pembalap muda Astra Honda Racing School, sebuah tahapan penting dalam perjalanan kariernya di dunia balap.

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Andi Suriadi dan istrinya, Andi Rina Soviana, dikaruniai enam anak, yakni Andi Fadhil Arkan (alm.), Andi Farid Izdihar, Andi Ahmad Zulfakar, Andi Lutfiah Raihana, Andi Ahmad Ghofran, dan Andi Ijaz Faraj.

Kehidupan keluarga tersebut menjadi sisi lain dari sosok yang kini memegang tanggung jawab sebagai pimpinan DPRD Bulukumba.

Amanah Baru Memimpin DPRD Bulukumba

Baca Juga : SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka 180 Kuota Gratis, Ratusan Siswa Bulukumba Antusias Mendaftar

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Usai dilantik sebagai Ketua DPRD Bulukumba, Andi Suriadi menempatkan jabatan tersebut sebagai tanggung jawab kelembagaan, bukan keistimewaan pribadi. 

Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan DPRD, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memastikan pelaksanaan tugas lembaga berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Saya menerima amanah ini dengan penuh kerendahan hati, saya menyadari bahwa jabatan Ketua DPRD bukanlah keistimewaan pribadi melainkan tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Dalam sambutan perdananya itu, ia juga menekankan pentingnya kebersamaan, dukungan seluruh pihak, dan upaya mengesampingkan perbedaan yang tidak produktif demi kepentingan masyarakat.

“Saya percaya dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat kita mampu menjalankan amanah ini secara lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya memohon dukungan kerjasama serta doa dari seluruh pihak, agar amanah dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Mari kita tinggalkan perbedaan yang tidak lagi produktif memperkuat persaudaraan dan mari kita bersama menjaga marwah DPRD serta mewujudkan harapan masyarakat yang lebih baik kedepan,” ucapnya.

Menggantikan Umy Asyiatun Khadijah

Baca Juga : SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka 180 Kuota Gratis, Ratusan Siswa Bulukumba Antusias Mendaftar

Baca Juga : Kabur ke Sultra, Residivis Curat Diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Pergantian Ketua DPRD Bulukumba berlangsung melalui mekanisme internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan proses kelembagaan DPRD.

Nama Andi Suriadi diumumkan sebagai calon pengganti Umy Asyiatun Khadijah dalam rapat paripurna DPRD pada 1 September 2026. Dalam rapat tersebut, DPRD juga mengumumkan pemberhentian Umy dari jabatan Ketua DPRD untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Setelah melalui tahapan administrasi dan penetapan, Andi Suriadi akhirnya resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Bulukumba pada Senin, 12 Oktober 2026, menggantikan Umy Asyiatun Khadijah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646