0%
logo header
Kamis, 29 Oktober 2026 17:53

PT Indosat Tbk Catat Pendapatan Tumbuh 11%, Bukukan Rp45,8 Triliun

Chaerani
Editor : Chaerani
PT Indosat Tbk melalui Indosat Ooredoo Hutchison mencatat pendapatan perusahaan tumbuh 11% secara year on year (YoY) menjadi Rp45,8 triliun. (Dok. Indosat)
PT Indosat Tbk melalui Indosat Ooredoo Hutchison mencatat pendapatan perusahaan tumbuh 11% secara year on year (YoY) menjadi Rp45,8 triliun. (Dok. Indosat)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — PT Indosat Tbk melalui Indosat Ooredoo Hutchison mencatat pendapatan perusahaan tumbuh 11% secara year on year (YoY) menjadi Rp45,8 triliun.

Kemudian pada capaian EBITDA tumbuh kuat mencapai Rp21,1 triliun. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 37,2% secara YoY menjadi Rp4,9 triliun. Kinerja solid ini semakin memperkuat posisi Indosat sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

“Indosat berhasil mempertahankan momentum bisnis yang kuat sepanjang 9 bulan pertama 2026 dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit peningkatan profitabilitas, seraya mengakselerasi transformasi menjadi AI TechCo,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : PPP Sulsel: Pencopotan Waketum dan Sekjen adalah Aspirasi Pengurus Wilayah di Rakornas III

Lanjutnya, pencapaian ini ditopang oleh bisnis inti telekomunikasi yang tetap kuat dan menjadi fondasi bagi pengembangan sumber pertumbuhan baru serta penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan. Pertumbuhan bisnis inti telekomunikasi didorong oleh strategi AI hyper-personalization berbasis data untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin relevan, sekaligus mengoptimalkan monetisasi dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Hasilnya, Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan tumbuh 16,5% secara YoY menjadi Rp46.000, sejalan dengan trafik data yang naik 16,0% menjadi 14.829 petabyte. Hal ini tak lepas dari kombinasi penggunaan AI untuk memahami perilaku pelanggan, investasi berkelanjutan pada kualitas jaringan, pemanfaatan spektrum, dan kapabilitas 5G.

“Bisnis inti telekomunikasi yang kuat merupakan fondasi utama transformasi kami. Fokus kami tetap pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi, serta mengoptimalkan investasi pada jaringan dan spektrum. Kekuatan finansial inilah yang memungkinkan kami untuk berinvestasi pada fase pertumbuhan berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga : PLN UID Sulselrabar Raih Empat Penghargaan pada Awarding Hari Listrik Nasional ke-81

Menurutnya, investasi Indosat dibidang AI kini mulai menunjukkan kontribusi bisnis yang nyata. Dimana, Indosat terus membangun kapabilitas untuk menjawab tingginya kebutuhan akan infrastruktur dan solusi Artificial Intelligence (AI), baik di Indonesia maupun di kancah global.

“Pada akhirnya, tujuan kami tetap sama, yaitu memberdayakan Indonesia. Kami ingin memastikan teknologi semakin mudah diakses, sekaligus mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan maupun perekonomian secara luas,” ujarnya.

Memanfaatkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Akselerasi Pertumbuhan AI Berlandaskan fondasi bisnis konektivitas yang kuat, Indosat terus mengakselerasi bisnis AI dan melangkah lebih jauh dari sekadar investasi infrastruktur guna menciptakan nilai komersial yang nyata. Pendapatan Solusi Indosat Ai Cloud tercatat mencapai USD50 juta pada sembilan bulan pertama di 2026, melampaui pendapatan sebesar USD28 juta yang dibukukan sepanjang 2025. Pendapatan ini diperkirakan akan mencapai USD100 juta pada akhir 2026, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap komputasi AI dan layanan cloud.

Baca Juga : Momen Sumpah Pemuda, Andi Makmur Ajak Anak Muda Makassar Hentikan Perang Kelompok

“Momentum ini menunjukkan bagaimana investasi teknologi Indosat telah menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan mesin pertumbuhan berbeda di samping bisnis inti telekomunikasinya,” terang Vikram.

Ambisi Indosat bukan sekadar menghadirkan produk AI maupun aset infrastruktur secara terpisah. Perusahaan tengah membangun ekosistem AI full-stack terintegrasi yang memadukan konektivitas, infrastruktur fiber, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi enterprise.

Langkah ini bertujuan untuk menjawab peningkatan permintaan terhadap AI, baik di dalam maupun pasar global. Melalui jaringan fiber sepanjang 86.000 km milik RAIA Grid, Indosat memperkuat tulang punggung konektivitas yang menjembatani sumber daya komputasi dengan penerapannya di dunia nyata.

Baca Juga : Kalla Toyota Ajak Pengunjung GIIAS Makassar Eksplore Kecanggihan T Intouch di Innova Zenix

Sementara itu, Zankore by Indosat hadir mengembangkan infrastruktur AI generasi berikutnya dengan ambisi jangka panjang untuk mencapai target kapasitas AI hingga 1 gigawatt (GW). Sinergi dari seluruh kapabilitas ini menjadi fondasi kokoh bagi pelaku usaha untuk mengakses, mengimplementasikan, dan mengembangkan solusi AI dalam berbagai skala, sekaligus membuka peluang komersial baru yang mampu menjawab kebutuhan bisnis dalam skala besar.

Guna mendekatkan berbagai kapabilitas tersebut kepada pelaku usaha, Perusahaan menghadirkan Indosat Intelligence Suite, sebuah solusi yang diluncurkan melalui kemitraan strategis dengan F5. Solusi ini memberikan akses terkelola bagi pelanggan korporasi terhadap model dan infrastruktur AI melalui satu lapisan terintegrasi. Solusi ini membantu perusahaan mengelola penggunaan AI, mengendalikan biaya, serta memperluas adopsi AI secara lebih terukur.

Dengan perusahaan teknologi global yang juga mulai menjadi pelanggan, Indosat mengubah investasi AI menjadi peluang komersial sekaligus memperluas akses terhadap teknologi canggih. Melalui perpaduan antara bisnis inti telekomunikasi yang tangguh dan ekosistem AI terintegrasi, Indosat berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, mendukung kemajuan para pelaku usaha di Tanah Air, serta memperkokoh posisi Indonesia dalam lanskap ekonomi digital regional maupun global.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646