0%
logo header
Jumat, 14 November 2025 21:28

Rapat Koordinasi Pemkab Barru Rumuskan Langkah Teknis Kurangi Kecelakaan di Jalan Nasional

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Pj Sekretaris Daerah Barru, Abubakar
Ket: Pj Sekretaris Daerah Barru, Abubakar

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar rapat koordinasi untuk menanggulangi meningkatnya kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Nasional Makassar–Parepare, khususnya di wilayah Barru, Jumat 14 November 2025.

Rapat dipimpin Pj Sekretaris Daerah Barru, Abubakar, bersama perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Pengelola Transportasi Darat, Dinas Perhubungan Barru, dan Jasa Raharja.

Pj Sekda Barru membuka rapat dengan menyampaikan keprihatinan atas tingginya kecelakaan di jalur tersebut. Ia menjelaskan beberapa penyebab utama seperti kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan, kurangnya perlengkapan pengaman, minimnya rambu, tidak tersedianya rest area, serta bahu jalan yang sempit.

Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah

Ia juga menyoroti pekerjaan pemeliharaan jalan yang kerap dilakukan tanpa tanda peringatan yang memadai bagi pengendara.

Pj Sekda Barru menegaskan bahwa penanganan masalah ini membutuhkan langkah komprehensif. Ia meminta identifikasi cepat terhadap titik rawan kecelakaan, pemasangan rambu peringatan, dan lampu peringatan untuk menekan risiko kecelakaan.

Ia juga mendorong percepatan pemasangan rambu di titik rawan, penataan ulang bahu jalan agar kendaraan berat memiliki ruang aman untuk berhenti, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day

Penegakan aturan parkir juga menjadi perhatian. Setiap pengemudi yang berhenti di bahu jalan diwajibkan memasang segitiga pengaman dan lampu hazard sebagai langkah preventif.

Pj Sekda Barru menekankan pentingnya edukasi keselamatan bagi pelajar yang bersekolah di sepanjang jalur trans. Ia meminta penegasan zona selamat di sekitar sekolah serta perbaikan tata kerja pemeliharaan jalan agar tanda peringatan bagi pengendara lebih jelas.

Dalam rapat ini, BPJN menyatakan komitmen memperbaiki bahu jalan secara bertahap sesuai anggaran dan mempercepat penutupan lubang jalan. Satuan Kerja PJN Wilayah III Sulsel mendorong pembersihan drainase agar tidak terjadi kerusakan lanjutan. Mereka menekankan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan pelaksana teknis.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Rapat menyepakati penguatan koordinasi lintas lembaga menjelang arus mudik Natal dan Tahun Baru. Surat edaran akan dikirim ke sekolah untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Patroli gabungan akan dilakukan untuk menertibkan parkir liar, terutama pada malam hari. Semua pihak juga sepakat melakukan inventarisasi titik rawan kecelakaan sebagai dasar prioritas perbaikan.

Di akhir rapat, Pj Sekda Barru menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas. Ia mengajak semua pihak bekerja sama menciptakan jalur yang lebih aman. “Korban kecelakaan adalah tulang punggung keluarga. Kita harus bergerak bersama. Pencegahan jauh lebih murah dan lebih manusiawi daripada penanganan pascakecelakaan,” ujarnya.

Dengan komitmen bersama, pemerintah berharap langkah-langkah yang disepakati dapat segera dijalankan untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalur nasional Makassar–Parepare.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646