REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pelepasan KKLP dan PKL Stie Stimik Lamappapoleonro Soppeng dipusatkan di Pelataran Kantor Bupati Soppeng, Senin (02/03/2020).
Mahasiswa Lamappapoleonro yang dilepas oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Drs. Muhammad Arif Dimas sebanyak 193 orang yang akan melakukan kegiatan KKLP di 3 Kecamatan di Kabupaten Soppeng selama 2 Bulan, yakni di Kecamatan Lalabata, Donri-Donri, dan Kecamatan Marioriawa.
Sebelum melepas Mahasiswa Lamappapoleonro yang akan melakukan KKLP, Arif Dimas dalam sambutannya melontarkan ucapan selamat kepada para Mahasiswa yang telah tekun menjalani proses Perkuliahan.
Baca Juga : Berhasil Tekan Anak Zero Dose, Andi Tenri Indah Terima Penghargaan Menkes dan PKK Pusat
Disampaikan bahwa Perguruan Tinggi selain melahirkan para Pemuda dan Pelajar, juga harus memiliki semangat tinggi, Berintegritas serta memiliki pemikiran yang Handal, Mandiri dan Inovatif agar dapat menjawab tantangan di Era Revolusi Industri.
“Sebentar lagi Perguruan Tinggi Lamappapoleonro akan menjadi Universitas,” kata Arif Dimas.
“Ini adalah kerja keras Ketua Yayasan Lamappapoleonro sehingga akan mengganti label menjadi Universitas,” katanya lagi.
Baca Juga : KIDDO by Kalla Toyota, Ruang Belajar Bagi Anak Mengenal Dunia Otomotif
Olehnya itu, sambung Arif Dimas dengan mengingatkan kepada para Mahasiswa yang akan melakukan KKLP di Desa/Kelurahan agar kiranya dapat bergaul dengan masyarakat dan pendamping Desa untuk mengetahui perencanaan dan pemanfaatan potensi Desa. (Yusuf)
