0%
logo header
Selasa, 24 Maret 2020 08:42

Tim Peduli Pendidikan Al-Qur’an Kunjungi TPA di Pedalaman Maros

Tim Peduli Pendidikan Al-Qur’an Kunjungi TPA di Pedalaman Maros

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Berawal dari rasa keprihatinan akan pendidikan Al-Qur’an di pedalaman, Tim Peduli Pendidikan Al-Qur’an Pedalaman Makassar mengunjungi salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Kabupaten Maros.

TPA tersebut bernama Miftahul Fuhum yang terletak di Dusun Padaria, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Muhammad Fauzy selaku penggagas Tim Pendidikan Al-Qur’an Pedalaman Makassar mengatakan, kunjungan yang ia lakukan dalam rangka memberikan bantuan berupa Al-Qur’an dan buku Iqro bagi santri dan santriwati di TPA.

Baca Juga : Berhasil Tekan Anak Zero Dose, Andi Tenri Indah Terima Penghargaan Menkes dan PKK Pusat

“Alhamdulillah hari ini kami berikan bantuan 5 Al-Qur’an dan 10 buku Iqro. Bantuan ini merupakan sumbangan dari hasil Penjualan Speaker Murottal milik dr. Rahma,” katanya usai memberikan bantuan, Senin (23/03/2020) kemarin.

Fauzy mengaku, bantuan tersebut ia berikan lantaran prihatin dengan kondisi pendidikan Al-Qur’an yang berada di pedalaman. Salah satunya yang ada di wilayah Maros ini.

Ia pun berharap ada perhatian khusus bagi taman pendidikan Al-Qur’an yang terletak di pelosok ini. Baik dari pemerintah maupun lembaga sosial lainnya.

Baca Juga : KIDDO by Kalla Toyota, Ruang Belajar Bagi Anak Mengenal Dunia Otomotif

“Perlu ada tim khusus untuk melihat kondisi TPA di pedalaman demi generasi penerus kit,” harapnya.

Sementara itu, Muhammad Sahyul selaku pembina TPA Miftahul Fuhum menyebutkan, ada sekitar 20 santri dan santriwati yang dibina di TPA yang sudah ada sejak 30 tahun lalu ini.

Meskipun hanya berstatus sebagai pendidik sukarela, ia bersama kedua rekannya aktif mengajar Al-Qur’an dan kitab kuning kepada para santri.

Baca Juga : Sekolah Islam Athirah Siapkan Program Penyambutan 1.186 Siswa Baru di 4 Wilayah

“Kalau malam kita ajar anak-anak kitab kuning,” tutupnya. (Thamzil)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646