0%
logo header
Senin, 03 November 2025 17:09

TP PKK Parepare Gelar Supervisi dan Evaluasi Program, Andi Arfiah Ajak Kader Terus Berinovasi

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr Andi Arfiah Tasming
Ket: Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr Andi Arfiah Tasming

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasming, memimpin langsung kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) di seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Parepare.

Dalam kunjungan tersebut, Andi Arfiah didampingi Sekretaris TP PKK Parepare, Ananda Febriani G Usbal, serta sejumlah pengurus TP PKK Kota Parepare. Senin (3/11/2025).

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin untuk memastikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan optimal di seluruh tingkatan.

Baca Juga : Wali Kota Tasming Hamid Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Parepare, Ajak Semua Pihak Berpartisipasi

Andi Arfiah menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi capaian program PKK secara berkala, memastikan kegiatan berjalan sesuai harapan, sekaligus memperkuat sinergi antar kader di lapangan.

“Kegiatan ini bukan untuk mencari kekurangan pengurus atau kader PKK di tingkat kecamatan maupun kelurahan, tetapi lebih kepada sharing pengalaman dan pembelajaran bersama. Apalagi, beberapa waktu lalu TP PKK Kota Parepare juga telah menerima kunjungan dari Tim SMEP Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Andi Arfiah.

Dalam kesempatan itu, istri Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, ini juga memberikan motivasi kepada seluruh kader untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam mengembangkan potensi di wilayahnya masing-masing. Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam bidang kerajinan tangan maupun kuliner rumahan (homemade) yang higienis dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Baca Juga : Hadiri Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid Tekankan Pentingnya Menjaga Bacaan Al-Qur’an

Selain itu, Andi Arfiah juga mendorong kader PKK agar memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam sayur-sayuran. Langkah sederhana ini, kata dia, mampu mendukung ketahanan pangan keluarga dan nasional sekaligus memberikan manfaat lingkungan.

“Dengan menanam sayuran di rumah, keluarga dapat menghasilkan sumber pangan sehat dan segar secara mandiri, menghemat biaya pengeluaran, serta menjadi bentuk nyata partisipasi dalam menjaga ketahanan pangan,” tandasnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646