0%
logo header
Sabtu, 10 Januari 2026 14:34

Wabup Barru Pastikan Bantuan Alsintan Tepat Sasaran, Dorong Percepatan Tanam Petani

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Wakil Bupati Barru, Abustan A Bintang
Ket: Wakil Bupati Barru, Abustan A Bintang

REPUBLIKNEWS.CO.ID, Barru – Pemerintah Kabupaten Barru memastikan bantuan alat dan mesin pertanian dari APBN disalurkan sesuai data dan kebutuhan kelompok tani. Langkah ini dilakukan untuk menjamin transparansi serta efektivitas pemanfaatan bantuan di lapangan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang saat memberikan arahan kepada 10 kelompok tani penerima traktor roda empat di Tempat Pembibitan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Desa Tompo, Kecamatan Barru, Sabtu (10/1/2026).

“Bantuan ini sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati. Atas arahan Bupati, saya ingin memastikan langsung bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai data dan tepat sasaran,” kata Abustan.

Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah

Ia menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir dirinya bersama jajaran Dinas Pertanian aktif turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pengolahan sawah di Gattareng, Kecamatan Pujananting.

Menurutnya, keterbatasan alat sebelumnya membuat petani harus mendatangkan traktor dari luar daerah. Kondisi itu menyebabkan proses olah tanah memakan waktu hingga dua bulan.

“Dengan dukungan traktor, sekarang pengolahan lahan bisa selesai sekitar dua minggu dan langsung siap ditanami. Ini bagian dari percepatan tanam,” ujarnya.

Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day

Abustan menegaskan keberadaan alsintan diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia juga mendorong perubahan pola pikir petani agar lebih adaptif terhadap perkembangan sektor pertanian. Menurutnya, petani harus aktif memanfaatkan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kita harus berubah dari petani biasa menjadi petani yang lebih maju. Jangan tinggal diam. Ke depan, sektor pertanian punya peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Abustan turut menyoroti masih adanya lahan yang tidak dimanfaatkan optimal karena hasil panen belum terserap pasar. Ia mengingatkan petani untuk tetap mengelola hasil panen dengan baik.

“Kalau belum ada pembeli, gabah bisa disimpan. Jangan sampai sawah ditinggalkan hanya karena belum ada yang membeli,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan pemerintah harus dimanfaatkan secara adil dan tidak dikuasai oleh kelompok tertentu. Alsintan merupakan aset negara yang harus memberi manfaat luas, termasuk bagi petani di luar kelompok penerima.

Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa

Menurutnya, Kabupaten Barru telah mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat, antara lain 11 brigade pangan senilai sekitar Rp43 miliar, program optimasi lahan Rp9,3 miliar, 263 unit pompa air, serta puluhan unit traktor.

Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga berhasil memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan senilai Rp50 miliar di Kecamatan Pujananting.

Di sisi lain, Abustan mengungkapkan rencana pengembangan komoditas perkebunan, khususnya kopi. Pemerintah daerah akan menjajaki kerja sama dengan pihak swasta untuk membuka akses pasar serta mengembangkan program perhutanan sosial.

Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa

“Kalau dimanfaatkan dengan baik, Barru bisa memiliki komoditas kopi unggulan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh kelompok tani menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam memanfaatkan bantuan yang ada.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barru Ahmad melaporkan bantuan traktor roda empat kepada 10 kelompok tani merupakan bagian dari strategi percepatan swasembada pangan melalui peningkatan luas tambah tanam.

Baca Juga : Pemkab Barru Gandeng STIA LAN Makassar, Perkuat Inovasi Daerah dan Tata Kelola Desa

Ia menyebut capaian sektor pertanian Barru menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik mencatat peningkatan produksi pertanian mencapai 19,20 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 13,7 persen. Realisasi luas tanam juga mencapai sekitar 36.000 hektare dari target 31.086 hektare pada 2025.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646