REPUBLIKNEWS.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR — Warga Kabupaten Kepulauan Selayar meresahkan maraknya informasi yang beredar di media sosial terkait isu penculikan anak yang terjadi di berbagai daerah.
Sebagaimana issu yang berkembang dan beredar di Kabupaten Kepulauan Selayar melalui status dan grup Whatsapp tertulis “Hati-hati Penculikan Anak. Kemarin Di Depan SĎ Parak ada penculik anak naik mobil pake jaket hitam. Pas mau na kasi masuk mobil teriaki teman-temannya. Jadi langsungmi lari itu penculik. Sumber informasi Kepala Sekolah, guru dan murid,” demikian tertulis pesan pada skrinsut yang beredar.
Hal tersebut ditanggapi oleh Kapolsek Pasimasunggu saat menggelar Jumat Curhat di Warung Kopi di Dusun Karama Desa Kembang Ragi, Jum’at (03/02/2023).
Baca Juga : Bupati Selayar Letakkan Batu Pertama Kampus ITSBM, Fokus Tingkatkan SDM Lokal
Warga yang hadir, berharap kepada kepolisian untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak sekolah khususnya yang masih duduk di sekolah dasar agar tidak terjadi hal-hal seperti informasi yang berkembang. Serta sosialisasi terkait dengan kebenaran dari informasi yang ada di media sosial agar masyarakat merasa tidak terbebani dan takut akan hal tersebut.
Menanggapi hal tersebut Kapolsek Pasimasunggu, Iptu Danyel menghimbau agar warga masyarakat tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
“Jika menemukan atau mendengar issu seperti itu, agar selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengetahui benar atau tidaknya. Yang pasti hingga saat ini tidak ada Laporan penculikan anak di Polsek Pasimasunggu atau bahkan di Polres Kepulauan Selayar,” ungkap Iptu Danyel.
Baca Juga : 25 Personel Polres Selayar Terima Kado Tahun Baru Berupa Kenaikan Pangkat
Selain itu Kapolsek juga berharap, jika ada potensi atau berbagai macam gangguan Kamtibmas juga dikoordinasikan. Peran serta masyarakat untuk bersama-sama bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap anak.
“Anak butuh perhatian baik orang tua maupun pihak sekolah. Mari kita bekerja sama menjaga anak-anak kita, untuk tidak menjadi korban dan juga agar tidak menjadi pelaku tindak pidana atau hal lain yang membahayakan diri sendiri dan orang lain” harapnya.
Kapolsek juga menegaskan bahwa meskipun hingga saat ini tidak ada laporan kasus terkait penculikan anak, warga diminta tetap waspada. Jika ada orang asing yang mencurigakan agar segera melapor ke Pihak Kepolisian dan atau ke pemerintah setempat.
Baca Juga : Penutupan Sementara Kawasan Pantai Jeneiya Selayar, Bentuk Komitmen Bersama Lestarikan Ekosistem Laut
“Jangan juga langsung main hakim sendiri, belum jelas langsung dikira penjahat, kan tidak semua orang yang baru kita lihat adalah penjahat. Kita hanya perlu tetap waspada dan saling berkoordinasi” tutup Kapolsek. (*)
