0%
logo header
Jumat, 09 Oktober 2026 22:36

100 Persen Indosat 5G Jangkau Makassar, Konektivitas Jaringan Dukung 4 Kebutuhan Digital

Chaerani
Editor : Chaerani
Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar di sela-sela pemaparan Indosat 5G pada Indosat 5G Media Gathering, di Sevara Cafe Bontolempangan, Jumat, (09/10/2026). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar di sela-sela pemaparan Indosat 5G pada Indosat 5G Media Gathering, di Sevara Cafe Bontolempangan, Jumat, (09/10/2026). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) terus berkomitmen dalam memperkuat konektivitasnya melalui penguatan jaringan, salah satunya pada jaringan 5G. Penguatan jaringan ini pun berhasil dihadirkan pada seluruh titik di Makassar, di luar wilayah kepulauan dengan tujuan untuk menjawab kebutuhan digital masyarakat.

Dalam pemenuhan jaringan Indosat 5G ini pun dirancang untuk memenuhi empat kebutuhan digital yang paling dekat dengan keseharian masyarakat modern saat ini. Mulai dari streaming, gaming, bekerja secara mobile, hingga membuat dan mengunggah konten.

Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar mengatakan, saat ini Indosat berhasil mewujudkan komitmennya untuk memperkuat jaringan 5G di Makassar yang kini berhasil mengcover 100 persen wilayah yang ada.

Baca Juga : Pendaftaran Sekolah Islam Athirah Dibuka 12 Oktober, Siapkan Kuota 1.188 Kursi

“Kami memastikan seluruh titik (kecamatan) di Makassar sudah terjangkau jaringan 5G, lokasi jangkauan ini tentunya diluar dari wilayah kepulauan yang masuk dalam Kecamatan Sangkarrang,” katanya, di sela-sela Indosat 5G Media Gathering, di Sevara Cafe Bontolempangan, Jumat, (09/10/2026).

Menurutnya, penguatan jaringan 5G di Makassar dilakukan sebab menjadi gerbang utama (hub) Indonesia Timur. Termasuk, Kota Makassar menjadi pusat aktivitas masyarakat kota dan wilayah sekitarnya. Baik secara geografis pemerintah, maupun masyarakatnya.

Apalagi diakui, Makassar menjadi salah satu kota pertama di Indonesia yang menjadi titik pembangunan jaringan Indosat 5G, baik untuk brand IM3 maupun Tri.

Baca Juga : Kepala BPOM Taruna Ikrar Perkuat Pengawasan MBG, Dua SPPG di Mataram Jadi Tujuan Pemeriksaan

“Pelaku usaha berinteraksi dengan pelanggan secara daring, mahasiswa dan kreator mencari referensi serta membagikan karya, sementara komunitas dengan beragam minat memanfaatkan ruang digital untuk bertemu dan beraktivitas bersama,” terangnya.

Hal lainnya tentunya sebagai komitmen berkelanjutan yang ditekankan Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi yang terus berkembang sesuai kebutuhan teknologi digital masyarakat. Sehingga, dapat terus menghubungkan dari satu orang ke orang lain dengan konektivitas tanpa batas.

“Dulu kan kita pakai pager, alat komunikasi yang populer di era 1980 hingga 90 an, kemudian berkembang menjadi via telepon dan sms. Selanjutnya berkembang lagi menjadi 3G, berikutnya ada 4G dan saat ini 5G. Kemajuan ini tentunya bersinergi dengan kebutuhan digital hari ini,” ujarnya.

Baca Juga : Penyaluran Pembiayaan UMKM Nasional Capai Rp1.949 Triliun, Sumber Perbankan Mendominasi

Sementara, di Makassar, sebagai hub Indonesia Timur yang memasuki perkembangan teknologi cukup pesat, tentunya harus ditunjang dengan konektivitas jaringan yang kuat dan andal. Sehingga, kehadiran jaringan 5G diharapkan dapat menjadi solusi konektivitas dalam mendukung aktivitas digital masyarakat.

“Kecepatan jaringan yang kita siapkan pada 5G ini bisa sampai 500 Mbps untuk mengakses Youtube, Instagram dan lainnya. Sementara untuk jaringan 4G hanya 3 Mbps,” terangnya.

Lanjut Beni, hingga saat ini jangkauan jaringan Indosat 5G telah menjangkau 1,2 juta populasi. Adapun dalam upaya penyebaran jaringan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan, Indosat 5G kini telah menjangkau Kabupaten Maros dan Gowa secara bertahap.

Baca Juga : Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian

“Dan 5G kita sudah mencapai 1,2 juta populasi di Makassar. Tapi saat ini kita juga sudah mengcover Maros dan Gowa secara bertahap dengan kualitas yang baik,” terangnya.

Penuhi 4 Kebutuhan Digital

Penguatan jaringan melalui Indosat 5G ini mendukung kebutuhan digital yang paling dekat dengan keseharian pelanggan. Pertama, gaming. Di kondisi saat ini kebutuhan gamers juga mulai berkembang melalui game-game online, seperti Mobile Legends, PUBG, Free Fire dan sebagainya yang membutuhkan jaringan koneksi yang sangat kuat.

Kedua, streaming dan uploud. Masyarakat modern hari ini sudah sangat dekat dengan beraktivitas di media digital. Mulai dari, TikTok, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Termasuk pada kebutuhan streaming pada berbagai platform, salah satunya menonton film lewat VIU dan Netflix yang tentunya membutuhkan koneksi yang stabil dan kencang.

Baca Juga : Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian

Ketiga, kualitas jaringan yang baik terpenuhi, sehingga dapat menghubungkan beberapa perangkat digital melalui tethering.

“Dengan kualitas jaringan yang kita bisa hubungkan dengan perangkat digital kita bisa memudahkan kita untuk bekerja atau beraktivitas dari mana saja. Jadi tidak mengharuskan kita selalu ada di kantor, kita bisa work from home (WFH), work from cafe (WFC), atau work from anywhere (WFA),” jelas Beni Iskandar.

Keempat, pemenuhan AI Tools. Hal ini sebagai fokus dan konsen Indosat sebagai perusahaan yang mengedepankan pemanfaatan AI.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646