Andi Sudirman Sampaikan Orasi Ilmiah di Hadapan Wisudawan Unismuh Makassar

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong para wisudawan untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru. 

Hal ini disampaikan Plt Gubernur sulsel saat memberikan orasi ilmiah pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Selasa (15/06/2021).

Plt Gubernur sulsel Mengaku para wisudawan harus bisa membuka lapangan kerja sehingga mampu menyerap tenaga kerja.

“Jadi bukan hanya mencari kerja, kita dorong membuka lapangan pekerjaan dan bagaimana mereka bisa membangun sebuah usaha-usaha sehingga bisa menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengajak agar senantiasa berbuat baik diatas kebenaran dan keadilan.

 “Ingat, jika mengalami kegagalan atau masalah, jangan pernah menempatkan nama diatas sebuah kesalahan. Tetapi harus mengambil tanggungjawab,” imbuhnya.

Tak lupa pula, Andi Sudirman mengingatkan untuk terus berbakti dan tidak membuat kecewa orang tua atas capaian yang diterima saat ini.

“Para alumni ini memiliki akhlak dan moral yang baik, sehingga bisa menjadi contoh sebagai Universitas yang memiliki kualitas alumni yang bukan hanya keilmuan duniawinya kuat, namun juga akhiratnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Plt Gubernur Sulsel berharap para alumni bisa memperlihatkan kinerja dan kemampuannya atas ilmu yang telah diperoleh dari perguruan tinggi. 

“Kita harus punya tabungan di akhirat. Sambil kita hidup, jika mendalami suatu hal, maka kita perlu menguasai ilmu agama,” pungkasnya.

Diketahui, Rapat Senat ini dalam rangka Milad ke-58 dirangkaikan Wisuda Diploma, Sarjana, Pascasarjana ke-73 Universitas Muhammadiyah Makassar. 

Adapun lulusan yang dikukuhkan pada wisuda ke-73 sebanyak 1426 orang alumni, dengan rincian ahli madya 10 orang; sarjana 1321 orang, dokter 2 orang, dan magister 93 orang

Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaan pengukuhan wisudawan ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Yang dilaksanakan secara bertahap dengan 4 sesi selama 2 hari, Selasa dan Rabu (15-16 Juni 2021). (*)

  • Bagikan