0%
logo header
Senin, 16 Maret 2026 08:29

Aset, DPK hingga Pembiayaan Perbankan Syariah di Sulsel Catat Kinerja Progresif

Chaerani
Editor : Chaerani
Ilustrasi perbankan syariah. (Dok. Int)
Ilustrasi perbankan syariah. (Dok. Int)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kinerja perbankan syariah di Sulawesi Selatan pada periode Januari 2026 menunjukkan kondisi yang progresif dengan pertumbuhan yang positif secara tahunan.

Hal ini tercermin dari sejumlah indikator mulai dari aset, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), hingga pembiyaan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Moch Muchlasin mengungkapkan bahwa hingga posisi Januari 2026 total aset perbankan syariah tumbuh sebesar 26,19 persen secara year on year (yoy) atau menjadi Rp21,20 triliun. Sementara, pada Januari 2025 sebesar Rp16,80 triliun.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

“Secara total aset perbankan share aset keuangan syariah di sektor ini mencapai 9,99 persen dari total aset Rp212,190 triliun. Sementara untuk aset pada bank konvensional mencapai Rp190,989 triliun dengan share 90,01 persen,” ungkapnya, dalam keterangan resminya, kemarin.

Kemudian, pada capaian penghimpunan DPK syariah juga tumbuh 23,61 persen atau menjadi
Rp14,69 triliun. Sedangkan, di Januari 2025 mencapai Rp11,88 triliun. Adapun, penyaluran pembiayaan juga tumbuh sebesar 25,16 persen secara yoy menjadi Rp17,92 triliun.

“Tumbuhnya penyaluran pembiayaan di sektor syariah ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan berbasis prinsip Islam,” kata Muchlasin.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

Selanjutnya, pada tingkat intermediasi perbankan syariah berada pada level 122,00 persen dengan tingkat NPF pada level 1,77 persen.

Dirinya mengaku, pertumbuhan industri perbankan syariah menandakan kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap prinsip syariah dalam aktivitas keuangan, serta peran strategis sektor ini dalam memperkuat perekonomian daerah hingga ke nasional

“Kondisi industri syariah yang tumbuh baik ini mencerminkan peran strategis ekonomi syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga nasional,” ujarnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646