0%
logo header
Rabu, 20 Januari 2021 22:33

Benarkah Tahapan Pilkades Serentak di Sinjai Diundur? Ini Penjelasan Kadis PMD

Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPULIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di kabupaten Sinjai yang direncanakan awal tahun 2021 akhirnya mendapat penjelasan dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (PMD).

“Alasan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) belum berjalan sampai saat ini, dikarenakan menindaklanjuti Permendagri 72 tahun 2020 tentang perubahan kedua Permendagri 112 tahun 2014 tentang Pilkades bahwa pelaksanaan Pilkades harus mengacu ke Protokol kesehatan Covid 19 yang tentunya dibutuhkan tambahan biaya yang  pembebanan anggarannya berada di kabupaten,” ucap Kadis PMD, Yuhadi Samad.

Selain itu, kata Yuhadi,  juga mengacu kepada surat menteri dalam negeri nomor 141/0012/BPD  tanggal 5 Januari 2021 yang meminta kepada daerah yang akan melaksanakan Pilkades untuk melakukan pembatasan jumlah pemilih disetiap TPS paling banyak 500 (lima ratus) DPT.

Baca Juga : Kadis Pendidikan Buteng Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

“Jadi berdasarkan rencana anggaran pelaksanaan Pilkades  serentak sebagaimana dalam dokumen anggaran tahun 2021 hanya menganggarkan logistik (kotak suara)  1 (satu)  TPS saja perdesa,” ungkapnya.

Lanjutnya, Sehingga jika melihat data  pemilih yang ada, maka setiap  desa akan menyiapkan jumlah TPS lebih dari 1 bahkan ada yg menyiapkan sampai 7 TPS dari 54 TPS menjadi 200 lebih TPS dan begitupun anggaran untuk pembekalan penyelenggara pilkades juga bertambah.

“Artinya jika mengacu kepada jumlah TPS yg ada, maka secara otomatis juga akan mempengaruhi biaya lainnya sehingga atas dasar pertimbangan karena ketersediaan anggaran yang belum mencukupi maka direncanakan tahapan pilkades akan di mulai pada bulan mei 2021,” kuncinya. (Anto)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646