REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, Bursa Sajadah secara resmi mengumumkan pembukaan cabang terbarunya di Kota Makassar, Jumat (17/4/2026). Lokasinya cukup strategis, yakni di Jalan Aroepala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Kehadiran cabang ke-12 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Sulawesi Selatan dalam mengakses perlengkapan ibadah berkualitas serta produk-produk kesehatan khas Timur Tengah.
Toko terbaru ini mengusung konsep one-stop shopping yang nyaman dan modern. Masyarakat Makassar kini tidak perlu lagi jauh-jauh mencari kebutuhan ibadah haji dan umrah, mulai dari kain ihram, abaya, sajadah premium, hingga beragam pilihan kurma, kacang-kacangan, coklat, dan souvenir haji.
Baca Juga : Respons Positif Rekomendasi Komisi E DPRD Sulsel, RSUD Haji Makassar Kini Fokus Benahi Layanan Publik
Produk yang hadir di Bursa Sajadah ini dijamin semakin variatif, bukan hanya oleh-oleh dari Arab Saudi saja, melainkan juga oleh-oleh Turki, India, bahkan aneka snack cemilan sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Sebagai pusat perlengkapan Muslim dan perlengkapan haji serta umrah nomor satu di Indonesia, Bursa Sajadah mempersiapkan berbagai kebutuhan ibadah haji di tahun 2026 ini dengan berbagai produk terbaru dan promo menarik.
Sajadah yang disediakan lengkap dengan berbagai jenis, varian motif, bahan, dan ukuran, bahkan bisa custom design tanpa minimal pembelian. Termasuk oleh-oleh haji dan umrah yang ter-update dan terlengkap.
Baca Juga : Tolak Framing Media yang Menyesatkan, NasDem Sulsel Gelar Aksi Damai di Makassar
Selain itu, tersedia pula berbagai jenis parfum dan souvenir Timur Tengah, fashion Muslim seperti kopiah, sarung, baju koko, gamis dan mukena, varian kurma yang lengkap, hingga aneka bingkisan dan paket untuk berbagi oleh-oleh.
Seluruh produk ini tersedia di 12 cabang Bursa Sajadah yang tersebar di 8 kota besar, masing-masing Jakarta, Bogor, BSD Tangsel, Bekasi, Cibubur, Bandung, Cirebon, dan Surabaya, sebagai bukti komitmen Bursa Sajadah untuk semakin dekat dengan konsumen demi memberikan produk kebutuhan muslim yang berkualitas.
CEO Bursa Sajadah, Heera SKV, menyampaikan bahwa kesiapan bulan haji 2026 dipersiapkan melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan.
Baca Juga : Lewat Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Pastikan Pemenuhan Gizi Masyarakat
“Bulan haji merupakan momentum penting bagi Bursa Sajadah. Kami memastikan ketersediaan produk yang lengkap, peningkatan kualitas pelayanan, serta pembaruan konsep toko di sejumlah cabang,” katanya.
“Semua langkah strategis ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan baik perlengkapan maupun oleh-oleh hajinya,” tambah Heera SKV.
Tak hanya itu katanya, Bursa Sajadah selama masa grand opening hingga akhir April 2026 menghadirkan program promo spesial berupa diskon 20 persen hingga 50 persen bagi customer baru yang juga mendaftar menjadi member Bursa Sajadah. Ditambah dengan adanya Program Kupon Undian Gratis Umrah dan Haji untuk setiap transaksi belanja.
Baca Juga : Realisasi APBD Triwulan I Capai 11,07 Persen, Munafri Ingatkan OPD Jangan Salah Arah Program
“Program ini menjadi bagian dari upaya Bursa Sajadah dalam memberikan nilai tambah dan pengalaman belanja yang lebih menguntungkan bagi konsumen. Dengan hadirnya Bursa Sajadah di Makassar ini, Bursa Sajadah bisa menjalin kolaborasi dengan banyak tour travel umrah dan influencer ternama untuk membuat khalayak semakin yakin bahwa persiapan dan oleh-oleh haji belum lengkap kalau belum ke Bursa Sajadah,” beber Heera SKV.
Sementara itu, Muhammad Aras selaku mitra Bursa Sajadah mengaku jika cabang ini menyiapkan pilihan lebih banyak dibandingkan dengan cabang yang lainnya.
“Harga kita juga lebih kompetitif. Bursa Sajadah ini kita memang buka untuk teman-teman yang memang bekerja atau beraktivitas di travel umrah dan haji, sehingga mereka memudahkan untuk berbelanja di tempat ini,” jelasnya.
Baca Juga : Realisasi APBD Triwulan I Capai 11,07 Persen, Munafri Ingatkan OPD Jangan Salah Arah Program
“Selanjutnya yang paling utama adalah menyiapkan segala sesuatu kebutuhan mereka dengan harga yang paling terjangkau,” demikian Muhammad Aras. (*)
