REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono menyambut ratusan peserta Rekernas Ikatan Alumni Institute Teknologi Bandung (IA ITB) 2018 di Baruga Karaeng Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jum’at (03/08/2018) malam.
Rakernas, Sabtu (04/08/2018) hari ini yang rencananya akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengangkat tema “Dari Timur, Indonesia Bangkit Menjadi Bangsa Pemenang”.
“Ini pemilihan temanya, pintar ITB ini memilih tema, saya yakin kalau mau bangkit dari timur,” kata Soni Sumarsono.
Baca Juga : Program Shop & Greet NIPAH PARK dan MaRI Siapkan Hadiah Mobil BYD Seal
Ia juga menyebut bahwa alumni ITB adalah sosok pemenang dengan karakter petarung. Dengan alumni tersebar dimana-mana.
Sumarsono juga menyampaikan bahwa kampus ini juga merupakan pilihan utamanya untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Sampai hari ini, kuliah di ITB masih hanya mimpi dan angan-angan saya, pilihan pertama saya ITB, saya diterima di pilihan kedua di UGM, tetapi takdir saya memang bertemu alumni ITB malam ini,” ucapnya disambut tawa dan tepuk tangan.
Baca Juga : OJK Gandeng Kejaksaan RI Perkuat Penanganan Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan
Sementara itu Ketua IA ITB, Ridwan Jamaluddin, berterima kasih atas penerimaan yang hangat dari Pemerintah Provinsi Sulsel.
“Kita dapat berkumpul bersama dan diterima dengan hangat, bukan hanya hangat Pak Gub tetapi panas pak, tadi siang kami jalan-jalan panas mudah-mudahan ini energi positif,” ucapnya membuka sambutan dengan cair.
Ia menjelaskan total peserta sebanyak 300an orang, bahkan peserta dari luar negeri juga banyak.
Baca Juga : Diskominfo-SP Gowa Dorong Pemerintahan Digital Lewat Sosialisasi Pengisian Survei SPBE
Ikantan alumni ini sebagai wahana bersilaturahmi walaupun sebagai alumni memiliki pekerjaan, hobi dan pilihan politik yang berbeda-beda.
“Yang kami lakukan menjaga silatuhim, karena kita lahir dari rahim yang sama,” sebutnya.
Tahun ini memilih Makassar sebagai tempat Rakernas, karena keinginan untuk keluar dari zona nyaman lokasi penyelenggaraan yang selama ini hanya dilakukan di Bandung dimana kampus tersebut berada. Atau Jakarta maupun di daerah Pulau Jawa dan sekitarnya.
Baca Juga : OJK Sulselbar Beri Literasi Keuangan ke Kelompok Tani dan Nelayan di Takalar
“Makassar tempat yang potensial, Sulawesi-Selatan secara keseluruhan yang bisa menjadi masa depan pembangunan Indonesia,” harapnya.
