0%
logo header
Jumat, 05 Agustus 2022 11:45

Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas Gelar Lokakarya di Jakarta

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas menggelar Lokakarya di Hotel Holiday Inn, Jl. Agus KH Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Istimewa)
Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas menggelar Lokakarya di Hotel Holiday Inn, Jl. Agus KH Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Guna melengkapi dokumentasi kerja sama Progran Studi (Memorandum of Understanding—MoU, Memorandum of Agreement – MoA) Program Kerja Sama dalam meningkatkan jaringan kerja sama lembaga pemerintah, Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas menggelar Lokakarya yang dilaksanakan di Hotel Holiday Inn, Jl. Agus KH Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis (4/8/2022) petang hingga malam.

Lokakarya setengah hari itu dibuka Dr.Kaharuddin atas nama Dekan FIB Unhas dan dihadiri seluruh guru besar Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas, para dosen, dan juga alumni yang ada di Jakartra.

“Peserta berjumlah 25 orang. Para narasumber terdiri atas Dr.Atikah Sholihah. (Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa) yang berbicara tentang kerja sama Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI), Iyus Yusuf yang membawakan materi mengenai Kerja Sama Pelaksanaan Sertifikasi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Dr. Obing Katubi (Badan Riset dan Inovasi Nasional – BRIN) tentang kerja sama Riset BRIN, dan Prof.Seung Won Song, Ph.D. yang berbicara mengenai Pengajaran Pertukaran Mahasiswa, Penelitian, Konferensi, dari Department Malay-Indonesia Interpretation and Translation Hankuk University  of Foreign Studies Korea,” kata Ketua Panitia Lokakarya Prof.Dr. Lukman, dalam laporannya.

Baca Juga : Departemen Sastra Indonesia: Ini Cara Beri Kesan pada Wisudawan

Ketua Departemen Sastra Indonesia Dr. Munira Hasyim mengatakan, lokakarya ini dilaksanakan sebagai rangkaian Program Capaian Indikator Kerja Utama (PC/IKU). Kita mengharapkan ada korelasi antara universitas dengan lembaga pemerintah dan dunia industri dalam bentuk implelmentasi  kerja sama.

Dr.Kaharuddin yang membuka lokakarya itu mengatakan, kegiatan ini penting sebagai salah satu dari beberapa program  IKU, seperti yang dilaksanakan dua minggu lalu di Makassar.

Dr.Obing Kambi, yang berbicara mengenai kerja sama riset dengan BRIN menyinggung masalah pemagangan mahasiswa. Ada dua kemungkinan magang yang dapat dilakukan, yakni  magang yang berlangsung selama dua bulan. Kedua, kerja sama yang berdasarkan regulasi  selama enam bulan, disetarakan bernilai 20-24 SKS.

Baca Juga : FIB Unhas Gelar Lokakarya Pemutakhiran Data SISTER

Dia mengatakan, ada program model baru, dalam bentuk skema BRIN akan membayar penuh selama 6 semester yang dimaksudkan agar penerima bantuan itu tetap stabil jika terjadi peralihan pimpinan atau perubahan politik. Program ini tiga orang di antaranya  diterima di Unhas.

“Bersyukur diterima dan diharapkan bimbingannya.” harap Obing Katubi.

Menurut dia, bagi peneliti yang memperoleh skema doktor “by riset” ini dan riset disertasi dicantolkan ke rumah program yang berlangsung  tiga tahun.  Selain itu, kata Obing Katubi, juga ada Pusat Kolaborasi riset dengan jangka waktu. 5-7 tahun.

Baca Juga : Ketua Departeman Sastra Indonesia FIB Unhas: Motivasi Belajar Mahasiswa di Korea Sangat Tinggi

“Jika programnya kren BRIN akan memberikan biaya. Membuat pelaporan riset mengenai apa? Bisa melalui dana Riset dan Inovasi. Ada dua jenis riset, yakni, ilmu pengetahuan dan teknologi dan kedua terkait dengan dunia industri,” imbuh Obing Katubi.

Bisa juga pendanaan ekspedisi dan eksplorasi dan hanya bisa dilakukan berkolaborasi dengan luar negeri. Yang banyak diincar adalah RIN untuk Indonesia Maju, antara BRIN dan luar negeri.

Pada tanggal 5,6, dan 7 para peserta lokakarya Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas ini akan mengunjungi berbagai tempat di Jakarta, kemudian selama dua hari di Bandung mengunjungi sejumlah objek wisata.

Baca Juga : Kepala Balai Bahasa Sulsel: Pembinaan  Bahasa, Pemda Anggap Belum Prioritas

Rombongan ini diikuti Prof. Muhammad Darwis, Prof. Lukman, Prof. Tadjuddin Maknun, Prof. Takko Bandung, Prof. Nurhayati, ,Dr. Tammasse, Dr. Indriati Lewa, dan sejumlajh dosen Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas.

Penulis : M. Dahlan Abubakar
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646