0%
logo header
Rabu, 30 Agustus 2023 09:23

Desa Karumpa Diserang Penyakit Cacar, 37 Anak Terjangkit

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Babinsa Desa Karumpa Serda Abdul Majid, saat mengunjungi salah satu anak warga yang terkena sakit Cacar, Selasa (29/08/2023). (Istimewa)
Babinsa Desa Karumpa Serda Abdul Majid, saat mengunjungi salah satu anak warga yang terkena sakit Cacar, Selasa (29/08/2023). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR – Sebanyak 37 anak dilaporkan terserang penyakit Cacar di wilayah Desa Karumpa Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Penyakit Cacar atau disebut Sarampa oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar. Sarampa (Cacar) ini merupakan penyakit menular yang bisa menyebar melalui udara dan juga dari kontak kulit dengan penderita.

Selaku Babinsa Desa Karumpa wilayah Koramil 1415-03 Kecamatan Pasimarannu, Serda Abdul Majid turun langsung mengunjungi warga binaannya, Selasa (29/08/2023).

Baca Juga : Empat Jenderal Hadiri Penutupan TMMD ke-128 Selayar, Jadi Momen Bersejarah bagi Masyarakat

Selanjutnya Serda Abdul Majid berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, Bidan Desa Karumpa untuk memberikan solusi demi pemulihan kesehatan anak-anak yang terserang penyakit Cacar.

“Hari ini kami sudah berkeliling dan sebanyak 9 anak sempat kami pantau kondisinya, mereka rata-rata berumur dibawah 10 tahun,” ujar Babinsa Karumpa.

Babinsa juga menyampaikan, bahwa mayoritas warga masih menggunakan obat-obat tradisional untuk mengobati penyakit ini, seperti Air kelapa muda warna merah dan ramuan tradisional lainnya.

Baca Juga : Pangdam XIV Hasanuddin Tempuh Dua Jam Jalur Laut Tinjau RTLH TMMD di Pulau Gusung

“Mereka banyak yang sudah memberikan obat tradisional kepada anak mereka, jika nanti belum ada perkembangan baru kami arahkan untuk mengkonsumsi obat dari Puskesmas,“ terangnya.

Sementara itu, Dandim 1415 Selayar, Letkol Inf. Nanang Agung Wibowo yang telah menerima laporan dari Babinsa, memerintahkan kepada Babinsa agar tetap memantau perkembangan kesehatan warganya dan melaporkan pada kesempatan pertama jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami tetap memonitor penyebaran penyakit ini, jika penyebarannya tidak bisa dikendalikan maka akan kami kordinasikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar,“ ungkap Dandim. (*)

Penulis : Andi Rusman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646