0%
logo header
Senin, 13 Desember 2021 07:44

Dihantam Ombak Besar Hingga Perahu Terbalik, Dua Nelayan di Takalar Ditemukan Selamat

Dua Nelayan asal Galesong Utara kabupaten Takalar yang selamat setelah kapalnya dihantam gelombang laut tinggi hingga terombang ambil di laut, sudah berada di kediamannya di Dusun Ujungkassi Desa Batu-batu, Minggu (12/12/2021) malam.
Dua Nelayan asal Galesong Utara kabupaten Takalar yang selamat setelah kapalnya dihantam gelombang laut tinggi hingga terombang ambil di laut, sudah berada di kediamannya di Dusun Ujungkassi Desa Batu-batu, Minggu (12/12/2021) malam.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR – Dua Nelayan asal Dusun Ujung Kassi, Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berhasil diselamatkan oleh Nelayan asal Desa Kalongkong, setelah terombang-ambing di tengah laut beberapa jam lamanya, pada Minggu (12/12/2021).

Kedua nelayan ini diketahui Anak dan ayah, masing masing bernama Bundu Daeng Beta (65) dan anaknya bernama Herman Daeng Bombong (35).

Menurut keterangan korban, mereka hendak melaut, namun naasnya belum sempat sampai ke titik tujuan, ombak besar menghantam perahu hingga terbalik.

Baca Juga : Kehadiran TK-TPA BKPRMI Dinilai Dukung Program Gowa Caradde’

“Kita belum sampai ke titik tujuan tiba-tiba ombak besar menghantam dan membuat perahu kami terbalik. Kami hanya berpegangan pada perahu, sampai ada nelayan lain yang menolong kami,” tutur Herman.

Kedua nelayan yang selamat ini kemudian diantar ke rumahnya dan mendapat penanganan medis dari Puskesmas setempat.

Sementara, perahu dan peralatan mereka, tidak ada yang bisa diselamatkan.

Baca Juga : Bupati Gowa: Aspirasi Perempuan Perlu Diwujudkan dalam Program Nyata

Terpisah, Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar Nuriksan Nurdin, Mengimbau kepada masyarakat terkhusus para nelayan agar tidak melaut sementara waktu, mengingat cuaca sangat ekstrim selama musim penghujan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat terkhusus para nelayan agar tidak melaut sementara waktu, mengingat cuaca sangat ekstrim selama musim penghujan,” imbau Nuriksan Nurdin. (Wawan Setyawan)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646