0%
logo header
Kamis, 24 September 2020 00:21

GEMI Terbentuk, Wujudkan Kedaulatan UMKM Indonesia

Founder GEMI, Filsafat Alamsyah.
Founder GEMI, Filsafat Alamsyah.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KENDARI — Gerakan Muda Entrepreneur Indonesia atau disingkat GEMI, resmi terbentuk dengan tagline mewujudkan kedaulatan UMKM demi kemajuan Indonesia.

Founder GEMI, Filsafat Alamsyah mengungkapkan bahwa hadirnya GEMI ini untuk mendorong para pemuda bergerak serta menstimulus mindset berpikir pemuda ke dalam dunia wirausaha dan menjadi salahsatu wadah untuk mentransformasi UMKM di Indonesia Go Digital.

“Kita ketahui bahwa pada tahun 2019 Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) telah melansir sebanyak 3,79 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya, sehingga kami bersama GEMI hadir untuk menstimulus pemikiran para pemuda agar terlibat aktif dalam dunia wirausaha sehingga dapat menjawab tantangan zaman melalui UMKM yang akan ditransformasi ke arah digital,” ujarnya, di Kendari, Rabu ( 23/09/2020).

“Para pemuda wajib menyambut dan mengimplementasikan maksud dari Presiden Joko Widodo terkait SDM unggul melalui UMKM dengan segala kemudahannya di tahun 2020,” lanjutnya.

Filsafat menambahkan GEMI sendiri terbentuk di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara di tengah Pandemi yang sedang melanda Indonesia dan dunia yang berefek langsung terhadap dunia ekonomi.

“Pemikiran untuk kemajuan negara harus selalu hadir bagi anak muda Indonesia di Pelosok sekalipun, bahwa tidak serta merta sebuah organisasi maupun perkumpulan berpusat di Ibu Kota, olehnya kita harus mencanangkan solusi dan menjadi wadah bertukar pemikiran bagi seluruh para pelaku UMKM demi terwujudnya Indonesia maju dengan menstimulus ekonomi Indonesia dari segi UMKM,” ucapnya.

“Apalagi kita sedang menghadapi wabah yang tentunya sangat berefek bagi para pelaku UMKM di Indonesia, kenapa tidak kita ikut menuangkan pemikiran kita untuk mencari segala bentuk cara agar ditengah pandemi pelaku UMKM harus tetap eksis mengenalkan produknya dengan masif, salahsatunya melalui e commerce dan kami siap membimbing dan bertukar pikiran di GEMI ini,” tambah Filsafat.

Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti ini menginginkan pemberian stimulus kepada UMKM dan koperasi, berikut Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah ditengah pandemi dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk bersama-sama melakukan upaya memulihkan keberlangsungan UMKM.

“Selain menstimulus pemikiran para pemuda ke dunia wirausaha, Kita mesti melakukan reorientasi pelaku UMKM ke arah digital, mengingat perkembangan zaman yang terus bergulir,” katanya.

“Kita jangan menjadi penikmat ekonomi digital di Indonesia, namun kita mesti menjadi pemain utama dari perkembangan ekonomi ini dengan senantiasa berusaha mewujudkan UMKM yang berkedaulatan, dan itu harus dimotori oleh pemuda” tutup Filsafat Alamsyah. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646