Gowa Berhasil Jadi Kabupaten Sehat Kategori Swasti Saba Wistara

  • Bagikan
Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni, menerima Piagam Penghargaan dari Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (24/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kabupaten Gowa berhasil mempertahankan wilayahnya sebagai daerah yang menerapkan lingkungan sehat.

Hal ini setelah daerah tersebut menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang kembali menerima Penghargaan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Kategori Swasti Saba Wistara Tahun Penilaian 2019-2020 pada Penyerahan Penghargaan Bidang Kesehatan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Dikesempatan tersebut Kabupaten Gowa juga berhasil menjadi daerah yang mampu menerapkan Stop Buang Air Besar Sembarang (SBS).

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni mengatakan, capaian ini berkat dukungan kerjasama dari semua pihak yang membantu menciptakan Kabupaten Gowa menjadi wilayah yang sehat.

“Tentu ini merupakan hasil kerja kita semua. Makanya saya ucapkan terimakasih kepada seluruh element yang terlibat membantu untuk menciptakan Gowa menjadi daerah yang sehat,” katanya, Kamis (25/11/2021).

Dirinya berharap, capaian ini bisa tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di masa yang akan sehingga akan berdampak bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Gowa.

“Saya berharap penghargaan ini akan lebih memotivasi kita untuk menjadikan Kabupaten Gowa sebagai kabupaten yang lebih sehat lagi di masa yang akan datang,” harapnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa Nursanty mengatakan, penghargaan ini merupakan penghargaan yang keempat kalinya diterima sejak pemerintah daerah ikut penilaian Kabupaten Sehat pada 2015 lalu.

Ia menyebutkan, dalam penilaian Kabupaten Sehat ini ada tiga tingkatkan atau kategori yang diraih suatu daerah yaitu kategori Swasti Saba Padapa, Swasti Saba Wiwerda dan Swasti Saba Wistara.

“Kita mulai ikut penilaian Kabupaten Sehat sejak 2015, dan Kabupaten Gowa sudah pada tingkatan Swasti Saba Wistara kedua tahun ini,” akunya.

Beberapa tatanan kabupaten/kota sehat, antara lain, Kawasan Pemukiman Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Sarana Pelayanan Transportasi, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Ketahanan Pangan Dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, Serta Kehidupan Sosial yang Sehat.

“Setiap tingkatan indikatornya beda, seperti di Padapa itu indikator, ada tatanan pemukiman sarana dan prasarana sehat, kehidupan masyarakat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, tatanan pangan dan tertib lalu lintas. Wiwerda dan Wistara tatanannya lebih banyak,” ungkapnya.

Selain itu, pada kesempatan ini juga Kepala Desa Tamanyeleng, Muhammad Yusran berhasil menerima pengajian sebagai kepala desa terbaik, kemudian Asriani sebagai sanitarian terbaik dari Puskesmas Kanjilo dan, Sahriani sebagai Natural Leader.  (Rhy)

  • Bagikan